Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Arab Saudi & Pakistan Teken Pakta Pertahanan, Dunia Geger Soal Payung Nuklir

📅 Kamis, 18 Sep 2025, 19:00 WIB | Oleh:
Arab Saudi & Pakistan Teken Pakta Pertahanan, Dunia Geger Soal Payung Nuklir Doc: Reuters

JAKARTA — Dunia kembali dikejutkan dengan langkah berani Arab Saudi dan Pakistan yang menandatangani pakta pertahanan bersama pada Rabu malam. Kesepakatan ini dianggap memperkuat kemitraan keamanan yang telah berlangsung selama puluhan tahun, hanya sepekan setelah serangan Israel ke Qatar mengubah peta diplomasi kawasan.

Perjanjian tersebut menegaskan meningkatnya kewaspadaan negara-negara Teluk terhadap keandalan Amerika Serikat sebagai penjamin keamanan. Langkah ini juga menandai pergeseran strategi regional di tengah konflik Gaza yang terus memanas.

Ketika ditanya apakah Pakistan kini berkewajiban menyediakan payung nuklir bagi Arab Saudi, seorang pejabat senior Saudi memberi jawaban lugas. “Ini adalah perjanjian pertahanan komprehensif yang mencakup semua sarana militer,” ujarnya.

Pakistan sendiri merupakan satu-satunya negara Muslim yang memiliki senjata nuklir. Selain itu, negeri tersebut memiliki salah satu tentara terbesar di dunia Islam yang kerap digambarkan fokus menghadapi musuh bebuyutan mereka, India.

Seorang pejabat Saudi menegaskan, kesepakatan itu adalah hasil pembahasan panjang selama bertahun-tahun. “Ini bukan respons terhadap negara atau peristiwa tertentu, melainkan pelembagaan kerja sama yang telah terjalin lama dan mendalam antara kedua negara,” katanya.

Serangan udara Israel pada 9 September lalu di Doha, Qatar, yang menyasar para pemimpin Hamas saat tengah membahas gencatan senjata Gaza, memperburuk tensi kawasan. Aksi tersebut memicu kemarahan besar dari negara-negara Arab yang menilai Israel menantang upaya diplomasi.

Sebelum perang Gaza, monarki Teluk yang bersekutu dengan AS sebenarnya tengah berupaya menstabilkan hubungan dengan Iran dan Israel. Namun dalam setahun terakhir, Qatar justru menjadi sasaran serangan langsung, sekali oleh Iran dan sekali oleh Israel.

Israel sendiri secara luas diyakini memiliki persenjataan nuklir besar meski tetap mempertahankan kebijakan ambiguitas. Negara itu tidak pernah secara resmi mengakui atau menyangkal kepemilikan senjata nuklirnya.

Sementara Pakistan menegaskan bahwa senjata nuklir mereka hanya berfungsi sebagai pencegah terhadap India. Rudal yang dimiliki Islamabad memang dirancang dengan jangkauan memadai untuk menghantam wilayah timur India.

Televisi pemerintah Pakistan menayangkan momen hangat saat Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman berpelukan usai menandatangani perjanjian. Hadir pula Panglima Angkatan Darat Pakistan, Marsekal Lapangan Asim Munir, yang disebut sebagai figur paling berpengaruh di negara itu.

“Perjanjian tersebut menyatakan bahwa setiap agresi terhadap salah satu negara akan dianggap sebagai agresi terhadap keduanya,” demikian bunyi pernyataan resmi dari kantor perdana menteri Pakistan.

Aliansi Pakistan dan Arab Saudi sendiri bukanlah hal baru. Hubungan yang telah terjalin selama puluhan tahun ini berakar pada keyakinan bersama, kepentingan strategis, dan ketergantungan ekonomi.

Bahkan, Pakistan sejak lama menempatkan pasukannya di wilayah Arab Saudi dengan jumlah antara 1.500 hingga 2.000 personel. Mereka memberikan dukungan operasional, teknis, dan pelatihan, termasuk untuk angkatan udara dan darat Saudi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

51 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.