Apple Kembangkan Dua Model Vision Pro Baru dan Fokus ke Kacamata Pintar
📅 Selasa, 15 Apr 2025, 15:45 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: CNET
Apple dilaporkan tengah mengembangkan dua varian baru dari headset Vision Pro, dalam upaya memperluas daya tarik perangkat augmented reality (AR) dan virtual reality (VR) miliknya.
Menurut laporan Bloomberg yang dirilis hari Senin, perusahaan asal Cupertino ini akan menghadirkan satu model yang lebih ringan dan lebih terjangkau, serta satu lagi yang dirancang untuk bisa terhubung langsung dengan perangkat Mac.
Meski permintaan untuk Vision Pro generasi pertama belum menggembirakan, Apple tetap menaruh fokus besar pada inovasi di bidang ini. Salah satu perangkat baru yang dikembangkan dikabarkan akan mengusung chip yang lebih hemat biaya dan memangkas beberapa fitur dari model asli seharga $3.500. Strategi ini dilakukan agar harga jualnya jauh lebih kompetitif di pasar. Meskipun fiturnya lebih ramping, model ini tetap akan dilengkapi sistem latensi rendah yang memungkinkan streaming tampilan dari Mac secara mulus.
Tak berhenti di situ, Apple juga terus mengembangkan kacamata pintar — produk yang diklaim menjadi ambisi utama CEO Tim Cook. Disebutkan bahwa kacamata ini akan memiliki kamera dan mikrofon internal, menyerupai model Ray-Ban dari Meta. Meski peluncurannya belum dekat, teknologi ini diyakini akan menjadi jembatan menuju era kacamata AR sejati yang ringkas, nyaman, dan bisa dikenakan layaknya kacamata biasa.
“Tim Cook tidak peduli tentang apa pun selain menghadirkan kacamata AR yang sesungguhnya,” tulis Bloomberg mengutip pernyataan dari seorang teknisi Apple. Disebutkan pula bahwa Apple menginvestasikan sebagian besar dana riset dan pengembangan Vision Pro — yang mencapai miliaran dolar — ke dalam teknologi visual canggih demi mendukung proyek jangka panjang ini, termasuk target peluncuran kacamata pintar pada 2027.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski Apple belum memberikan komentar resmi, laporan ini memperlihatkan bagaimana raksasa teknologi itu tengah mengejar keunggulan kompetitif di tengah persaingan ketat dengan Meta dan Google. Saat ini, Meta dinilai lebih unggul dalam kategori kacamata pintar berkat integrasi kuat antara perangkat keras, perangkat lunak, dan ekosistem layanannya yang sudah matang.
Apple tidak tinggal diam. Perusahaan tengah menyiapkan integrasi kacamata pintar masa depannya dengan platform AI milik Apple, yaitu Apple Intelligence, yang mencakup teknologi pengenalan visual (Visual Intelligence) dan Siri sebagai antarmuka utama. Strategi ini selaras dengan pendekatan Apple yang menekankan privasi sebagai nilai jual utama.
Meski prospek jangka panjang terlihat menjanjikan, tantangan tetap ada. Membuat perangkat ini cukup menarik dan penting untuk bersaing dengan produk mainstream seperti iPhone adalah pekerjaan besar. Begitu pula dengan upaya untuk menetapkan harga yang mampu mendorong adopsi massal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Eric Abbruzzese, Direktur Riset di ABI Research, menyebut minat Apple terhadap kacamata pintar sebagai “prioritas jangka panjang.” Ia menyatakan bahwa pasar AR masih berada dalam tahap awal, dan menyebut kategori kacamata pintar sebagai pelengkap smartphone — mirip dengan posisi Apple Watch saat ini — sebagai area yang baru mulai mendapat perhatian serius.
Menurut Abbruzzese, minat publik terhadap perangkat seperti Ray-Ban dari Meta membuktikan ada pasar untuk kacamata pintar. Namun, menciptakan perangkat dengan tampilan layar yang tetap ringan, terjangkau, dan bisa dipasangkan dengan ponsel cerdas masih menjadi tantangan besar.
“Hubungan antara AR dan AI merupakan hubungan yang signifikan dan saling menguntungkan,” tegas Abbruzzese. Ia menggambarkan target ideal industri sebagai kacamata pintar massal yang bisa dikenakan seperti kacamata biasa, memiliki layar internal, dan dilengkapi sensor serta agen AI yang memungkinkan interaksi tanpa tangan — inilah “holy grail” dari teknologi wearable masa depan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!