Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Antisipasi Lonjakan Pendaki, BPBD Magetan Siapkan Relawan di Jalur Gunung Lawu

📅 Rabu, 27 Mei 2026, 06:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Lonjakan Pendaki, BPBD Magetan Siapkan Relawan di Jalur Gunung Lawu Doc: Antara
Ket. Sejumlah pendaki bersiap mendaki Gunung Lawu lewat jalur Cemorosewu di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jatim.

Magetan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan menyiapkan tenaga relawan untuk bersiaga di jalur pendakian Gunung Lawu Cemorosewu, Kecamatan Plaosan selama libur Idul Adha 1447 Hijriah/2026 yang bersamaan dengan akhir pekan.

Kepala Pelaksana BPBD Magetan Eka Radityo di Magetan, Selasa (26/5), mengatakan jumlah pendaki diperkirakan tidak mengalami peningkatan. Meski demikian, pihaknya tetap menyiagakan tim relawan guna mengantisipasi kondisi darurat.

"Meski diperkirakan tidak banyak wisatawan yang melakukan pendakian, namun kami tetap menyiagakan tenaga relawan guna antisipasi kondisi yang tidak diinginkan," ujarnya.  

Pihaknya terus mengingatkan masyarakat yang ingin melakukan pendakian ke Gunung Lawu utamanya jalur pendakian Cemorosewu agar mempersiapkan diri sebaik mungkin serta melalui jalur resmi.

"Gunakan jalur resmi dan tetap berada di jalur utama yang memiliki rambu petunjuk. Dilarang mengambil jalan pintas. Selain itu, tetap lapor petugas dan wajib melakukan registrasi di basecamp," kata dia.

BPBD juga meminta pendaki mewaspadai cuaca ekstrem yang sering terjadi di kawasan Gunung Lawu. Mulai hujan, badai, kabut, angin kencang, hingga tanah longsor.

"Jangan memaksakan diri untuk mendaki apabila cuaca memburuk seperti hujan lebat, angin kencang, atau kabut tebal. Segera hubungi petugas atau relawan jika menemui kondisi darurat," tambahnya.

Koordinator Wisata Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Lawu Selatan, KPH Lawu Ds, Kasilah juga meminta pendaki untuk tidak memaksakan naik Gunung Lawu apabila merasa tidak fit maupun membawa perlengkapan yang kurang memadai.

"Siapkan fisik dan perlengkapan, pastikan kondisi tubuh prima dan gunakan perlengkapan standar pendakian yang memadai," katanya.

Apabila berada dalam kondisi darurat, pendaki diminta tetap tenang dan mengikuti prosedur yang ada agar tidak semakin memperburuk keadaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.