Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Antisipasi Cuaca Ekstrem, BPBD Bengkulu Dirikan Posko Siaga Bencana di Pantai Panjang

📅 Kamis, 26 Des 2024, 01:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Cuaca Ekstrem, BPBD Bengkulu Dirikan Posko Siaga Bencana di Pantai Panjang Doc: ANTARA/Anggi Mayasari
Ket. BPBD Kota Bengkulu mendirikan posko di kawasan Pantai Panjang selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Rabu (25/12/2024).

Kota Bengkulu- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, bersama dengan PMI dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mendirikan posko siaga bencana di kawasan objek wisata Pantai Panjang.

Posko tersebut didirikan untuk memastikan keselamatan masyarakat dan meningkatkan kewaspadaan wisatawan yang berwisata ke Pantai Panjang selama musim libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

"Kami akan terus memantau dan memberikan informasi terkait cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi hingga awal tahun 2025," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Bengkulu Will Hopi, di Bengkulu, Rabu.

Untuk personel yang bersiaga di posko tersebut sebanyak 10 orang yang terdiri dari anggota BPBD Kota Bengkulu, BPBD Provinsi Bengkulu, Basarnas, dan Palang Merah Indonesia (PMI).

Ia menjelaskan bahwa personel tersebut bertugas untuk mengingatkan wisatawan agar tidak berenang atau mandi di kawasan pantai selama liburan.

Hal tersebut dilakukan sesuai dengan peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bengkulu terkait dengan cuaca ekstrem diprediksi akan terjadi sejak 20 Desember 2024 hingga awal Januari 2025.

"Mereka akan terus berkeliling untuk memastikan wisatawan selalu waspada dan mengingatkan pentingnya keselamatan," ujar dia.

BPBD Kota Bengkulu juga menyiagakan sejumlah personel selama 24 jam guna mengantisipasi terjadinya bencana selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Sebaiknya Anda baca juga:

Hal tersebut dilakukan guna memastikan pelayanan kepada masyarakat saat keadaan darurat seperti bencana dan lainnya dapat diberikan secara cepat dan efektif.

"Tim ini disiapkan untuk siaga penuh selama 24 jam. Mereka akan langsung bertindak jika ada laporan bencana, seperti pohon tumbang akibat angin kencang, ataupun bentuk bencana lainnya," ujar dia.

Untuk tim yang dibentuk tersebut ditugaskan secara khusus untuk cepat tanggap saat menerima laporan masyarakat terkait kondisi cuaca ekstrem.

Ia menjelaskan, kondisi cuaca di Provinsi Bengkulu khususnya Kota Bengkulu terjadi cuaca ekstrem seperti angin kencang disertai dengan hujan intensitas hingga lebat menyebabkan rawan terjadinya pohon tumbang dan banjir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.