Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Antarmuka Otak-Komputer Sambut Era Pengendalian Pikiran

📅 Selasa, 28 Mei 2024, 19:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antarmuka Otak-Komputer Sambut Era Pengendalian Pikiran Doc: ANTARA/Xinhua/Tsinghua University

TIANJIN - Seorang pasien penderita stroke yang menggunakan penutup elektroda otak (brain electrode cap) berusaha mengangkat botol dari meja menggunakan jari-jarinya dan perangkat "jari keenam" tambahan yang dipasang di pergelangan tangan.

"Coba lagi, fokuskan perhatian Anda, dan lihat apakah Anda bisa mengangkat botol itu," kata seorang dokter ahli saraf dengan penuh semangat.

Di setiap percobaan, sekali, dua kali, tiga kali, pasien yang tidak dapat menggenggam pena tersebut menyaksikan botol itu perlahan-lahan terangkat dari meja.

Ekspresi wajahnya berubah dari yang awalnya menunjukkan keputusasaan menjadi rasa takjub yang luar biasa, dengan perasaan yang memuncak saat air matanya berlinang.

Wang Zhuang, seorang mahasiswa yang sedang menempuh gelar doktor di tahun ketiga bersama anggota tim teknik saraf Universitas Tianjin, dengan saksama mengamati pasien tersebut dan perangkat "jari keenam" di tangannya, sambil dengan cermat mencatat setiap fluktuasi data.

Tim tersebut menciptakan sebuah perangkat inovatif yang dapat dikenakan pada jari, dengan memanfaatkan teknologi antarmuka otak-komputer (brain-computer interface/BCI) noninvasif untuk memanfaatkan gelombang otak pasien, yang memungkinkan pasien penderita stroke secara mental dapat "mengendalikan" angka tambahan.

Selain itu, alat tersebut juga berfungsi untuk merevitalisasi sistem saraf pusat dan periferal pasien yang terganggu, sehingga memfasilitasi rehabilitasi fungsi motorik pada tangan.

BCI, sebuah teknologi yang menandai masa depan, dengan cepat muncul sebagai titik fokus investasi global. Para ilmuwan dan insinyur sangat ingin mengintegrasikan teknologi perintis ini ke dalam bidang praktik medis, yang merangkul era baru dalam kemungkinan terapeutik.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Stroke merupakan sebuah ancaman yang signifikan bagi kesehatan penduduk negara kita, dan sering kali menyebabkan berbagai tingkat gangguan fisik pada pasien," ungkap Wang.

"Aspirasi kami adalah untuk memanfaatkan kekuatan teknologi agar dapat memberikan mereka kesempatan yang lebih baik untuk kehidupan yang lebih lengkap dan memuaskan," ujar dia.

Pada Januari, tim klinis dari Rumah Sakit Xuanwu di Tiongkok menanam sebuah prosesor nirkabel ke dalam tengkorak seorang pria yang lumpuh, dan hal ini secara signifikan membantu memulihkan kemampuan motoriknya, termasuk meminum sebotol air secara mandiri.

Tiongkok meluncurkan pedoman-pedoman untuk mendukung inovasi teknologi, pengembangan industri, dan tata kelola keselamatan industri masa depan, termasuk industri BCI.

Menurut laporan Akademi Teknologi Informasi dan Komunikasi Tiongkok tentang pengembangan dan penerapan BCI (2023), perawatan medis berperan sebagai ranah aplikasi utama untuk teknologi BCI di Tiongkok.

Terdapat sekitar 200 perusahaan BCI medis yang beroperasi di Tiongkok, dengan seperempat di antaranya merupakan perintis di bidang teknologi implan, sementara sisanya didedikasikan untuk pengembangan teknologi nonimplan, menurut laporan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.