Aktivis HAM Filipina Musuh Duterte DIbebaskan
📅 Selasa, 14 Nov 2023, 02:27 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: AFP/TED ALJIBE
MANILA - Pegiat hak asasi manusia (HAM) Filipina, Leila de Lima, diputuskan menang pada Senin (13/11) setelah hakim mengabulkan jaminannya. Putusan itu menempatkan de Lima selangkah lebih dekat menuju kebebasan setelah hampir tujuh tahun berada di balik jeruji besi.
De Lima, salah satu kritikus paling vokal terhadap mantan Presiden Rodrigo Duterte dan perang antinarkobanya yang mematikan, dipenjara atas tuduhan terkait narkotika yang menurutnya sebagai tuduhan yang dibuat-buat untuk membungkamnya.
Setelah dikabulkan jaminannya, mantan senator, menteri kehakiman dan komisaris hak asasi manusia itu melambai kepada para pendukungnya ketika dia keluar dari pengadilan Manila, dikelilingi oleh petugas polisi dan jurnalis.
"Ini adalah momen kegembiraan dan juga ucapan syukur," kata de Lima sebelum dibawa kembali ke penjara sebentar sebelum pembebasannya.
Sementara pengacara de Lima yaitu Filibon Tacardon, mengharapkan jaminan de Lima tersebut semata-mata karena pentingnya kasus ini. "Kami semua percaya bahwa dia (de Lima) tidak bersalah dan semua tuduhan terhadapnya dibuat-buat," tegas dia. SB/AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!