6 Orang Tewas dalam Peristiwa Penembakan Massal di Krakow Polandia
Minggu, 08 Nov 2026, 09:13 WIB | Oleh: Tim Penulis"Pujian tertinggi kami berikan kepada para petugas polisi heroik yang mempertaruhkan nyawa mereka dalam menjalankan tugas," kata Tusk.
Pada Sabtu malam, wartawan AFP melihat Alun-Alun Pasar Utama yang biasanya ramai ditutup, polisi bersenjata lengkap dan penyelidik forensik memeriksa lokasi serangan.
Para saksi mata mengatakan kepada AFP bahwa mereka melihat orang-orang berlindung di toko-toko dan restoran di jalan-jalan sekitarnya.
"Saya melihat seorang pria menembaki orang-orang dan berjalan-jalan di sekitar alun-alun," kata Annette, seorang wanita berusia enam puluhan, kepada AFP.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ini adalah tragedi bagi Krakow, kami belum pernah melihat hal seperti ini sebelumnya," tambahnya.
"Sangat menakutkan untuk berpikir bahwa masih ada risiko di Eropa -- risiko yang bersifat terorisme," kata Stella, seorang turis berusia 22 tahun dari Rennes, Prancis barat laut, kepada AFP.
Peristiwa Dramatis
Penembakan yang mengakibatkan kematian sangat jarang terjadi di Polandia, negara anggota Uni Eropa dan NATO dengan populasi 38 juta jiwa.
Namun negara itu berada dalam keadaan siaga tinggi menyusul serangkaian penusukan pada bulan Oktober, yang dikecam oleh Tusk sebagai "kultus kekerasan".
Warsawa, sekutu setia Ukraina sejak invasi skala penuh Russia pada tahun 2022, telah berulang kali memperingatkan tentang sabotase Russia dan perang hibrida di wilayah Polandia, tuduhan yang ditolak oleh Moskow.
Polandia juga mengalami peningkatan tajam dalam jumlah izin kepemilikan senjata api. Pada tahun 2025, lebih dari 50.000 izin baru dikeluarkan, sehingga totalnya menjadi 411.000, menurut data kepolisian.
Kota bersejarah Krakow di Polandia selatan dulunya merupakan ibu kota negara dan menarik jutaan wisatawan setiap tahunnya.
Pada tahun 2025, tempat ini dikunjungi oleh 16,2 juta orang.
Presiden Polandia yang berhaluan konservatif-nasionalis, Karol Nawrocki, mengatakan di X, ia sedang menunggu "penjelasan lengkap mengenai keadaan seputar peristiwa dramatis ini".
"Keselamatan warga Polandia adalah prioritas utama," tambahnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!