Serie A Italia: AS Roma Pesta Gol ke Gawang Sassuolo, Naik ke Posisi Kedua Klasemen
Minggu, 08 Nov 2026, 08:04 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Goal
ROMA – AS Roma semakin menunjukkan keseriusan dalam persaingan perebutan gelar Serie A musim ini. Tim asuhan Gian Piero Gasperini tersebut naik ke posisi kedua klasemen setelah menaklukkan Sassuolo 3-0 di Stadion Olimpico, Minggu (8/11) dini hari WIB.
Kemenangan ini sekaligus memperpanjang catatan tak terkalahkan Roma sejak awal musim. Mereka kini mengoleksi 27 poin dari 11 pertandingan, hanya terpaut satu angka dari pemuncak klasemen Lazio. Sementara itu, Inter Milan berada di posisi ketiga dengan selisih dua poin dari Roma.
Roma tampil sebagai tim paling produktif di Serie A sejauh ini dengan koleksi 31 gol. Sebaliknya, Sassuolo datang ke ibu kota Italia dengan catatan pertahanan terburuk setelah kebobolan 29 gol.
Perbedaan kualitas kedua tim terlihat sepanjang pertandingan. Sassuolo sempat memberikan perlawanan pada awal laga, tetapi akhirnya tidak mampu membendung agresivitas tuan rumah.
Kebuntuan pecah pada menit ke-27 melalui aksi bek Mario Hermoso. Pemain asal Spanyol tersebut melakukan penetrasi dari lini belakang menuju kotak penalti. Umpan yang diarahkan kepada Donyell Malen sempat dipotong pemain lawan, tetapi Hermoso berhasil menguasai kembali bola.
Sebaiknya Anda baca juga:
Setelah mendapatkan ruang tembak, Hermoso melepaskan tendangan keras yang menghujam bagian atas gawang Sassuolo. Roma pun unggul 1-0.
Hanya berselang tiga menit, keunggulan tuan rumah bertambah. Tembakan Malen sempat mengenai pemain bertahan Sassuolo sebelum Sebastian Walukiewicz justru membelokkan bola ke gawangnya sendiri.
Kiper Sassuolo, Arijanet Muric, berusaha menjaga peluang timnya dengan menggagalkan sejumlah kesempatan Roma. Dia melakukan penyelamatan penting ketika menghadapi Leonardo Balerdi dan Matias Soule sebelum turun minum.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, perlawanan Sassuolo akhirnya benar-benar berakhir setelah Rodrigo Mora mencetak gol ketiga Roma pada menit ke-58. Gol tersebut memastikan kemenangan meyakinkan bagi tim ibu kota Italia.
Kemenangan atas Sassuolo semakin memperlihatkan efektivitas pendekatan menyerang yang diterapkan Gasperini. Dalam 11 pertandingan liga, Roma telah menghasilkan 31 gol, menjadikannya tim paling produktif di kompetisi musim ini.
Sebaliknya, Sassuolo semakin kesulitan memperbaiki performa pertahanan. Sebelum bertandang ke Olimpico, mereka sudah kebobolan 10 gol dalam dua pertandingan sebelumnya.
Klub tersebut kini hanya unggul satu posisi dan satu poin dari zona degradasi. Catatan itu memperlihatkan betapa besarnya pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Sassuolo untuk bertahan di Serie A.
Donyell Malen juga terus menjadi bagian penting dalam kekuatan serangan Roma. Meski tidak mencetak gol saat menghadapi Sassuolo, penyerang asal Belanda tersebut sudah mengoleksi delapan gol di Serie A musim ini, ditambah empat gol di Liga Champions.
Malen bergabung dengan Roma melalui status pinjaman dari Aston Villa pada Januari lalu. Setelah mencetak 14 gol dalam 18 pertandingan liga, Roma akhirnya mempermanenkan statusnya pada Mei.
Kehadirannya memberikan dimensi berbeda bagi lini depan Roma, yang kini menjadi salah satu kekuatan paling menakutkan di sepak bola Italia.
Persaingan di papan atas Serie A musim ini semakin menarik karena dua klub ibu kota, Roma dan Lazio, sama-sama tampil impresif.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!