Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rumah Singgah Yayasan Ronald McDonald Bantu Keluarga Pasien Hindari Beban Biaya Penginapan

2 Senin, 02 Nov 2026, 11:58 WIB | Oleh:
Rumah Singgah Yayasan Ronald McDonald Bantu Keluarga Pasien Hindari Beban Biaya Penginapan Rumah Singgah Yayasan Ronald McDonald Bantu Keluarga Pasien Hindari Beban Biaya Penginapan Doc: Yayasan Ronald McDonald
Ket. Beberapa pasien anak dan keluarga yang tinggal sementara di Yayasan Ronald McDonald House Indonesia. Fasilitas ini menyediakan rumah singgah yang nyaman agar anak-anak dan keluarga dapat beristirahat dengan tenang tanpa terbebani biaya penginapan.

JAKARTA — Keluarga yang mendampingi anak menjalani pengobatan intensif di luar kota kerap menghadapi persoalan yang tidak kalah berat dari proses medis itu sendiri. Selain biaya pengobatan, mereka harus memikirkan tempat tinggal, transportasi, dan kebutuhan sehari-hari selama berada jauh dari rumah.

Kondisi yang banyak dialami masyarakat tersebut menjadi perhatian Yayasan Ronald McDonald House Indonesia. Lembaga ini selama 15 tahun terakhir telah membantu lebih dari 22.500 keluarga pasien anak melalui berbagai program pendampingan.

Memasuki tahun ke-15, yayasan yang sebelumnya dikenal sebagai Yayasan Ronald McDonald House Charities (Yayasan RMHC) itu memperkenalkan identitas baru sekaligus menegaskan komitmen untuk memperluas jangkauan layanan.

Pembaruan nama dan logo itu membawa pesan utama Keluarga Tetap Bersama, yakni memastikan orang tua dapat terus mendampingi anak selama menjalani pengobatan, meskipun harus berada jauh dari tempat tinggal asal.

Selama satu setengah dekade beroperasi di Indonesia, salah satu kontribusi yayasan terlihat melalui program Rumah Singgah. Fasilitas ini telah menyediakan 78.202 malam menginap gratis bagi 3.108 keluarga pasien anak. Layanan tersebut diperkirakan membantu keluarga menghemat biaya akomodasi dan transportasi hingga sekitar Rp7,82 miliar.

Capaian itu memperlihatkan persoalan yang sering dihadapi keluarga pasien anak, terutama mereka yang berasal dari luar kota dan harus menjalani perawatan di rumah sakit rujukan. Ketika pengobatan berlangsung dalam waktu lama, kebutuhan tempat tinggal yang layak menjadi bagian penting agar orang tua dapat tetap berada di dekat anak tanpa terbebani biaya penginapan.

Ketua Yayasan Ronald McDonald House Indonesia, Caroline Djajadiningrat, mengatakan pembaruan identitas menjadi momentum untuk mempertegas misi yayasan yang telah dijalankan sejak awal berdiri. Pembaruan identitas ini menjadi momentum untuk menegaskan kembali komitmen Yayasan Ronald McDonald House Indonesia yang sejak awal ditujukan untuk memastikan keluarga dapat tetap bersama saat anak menjalani masa pengobatan yang penuh tantangan.

“Selama 15 tahun, kami telah menyaksikan bagaimana kehadiran rumah singgah dan berbagai program kami membantu meringankan beban keluarga. Ke depannya, kami ingin terus memperluas jangkauan bantuan agar semakin banyak keluarga dapat merasakan dukungan dan manfaat yang sama,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Senin (2/11/2026).

Identitas Baru, Misi Tetap Sama

Pembaruan identitas Yayasan Ronald McDonald House Indonesia ditandai dengan peluncuran logo baru yang menggabungkan simbol hati dan rumah. Desain tersebut dibuat lebih sederhana dan modern, dengan mengusung filosofi Putting Families at the Heart of Care atau menempatkan keluarga sebagai bagian penting dalam perawatan.

Meski nama dan logo mengalami perubahan, yayasan menegaskan tidak ada perubahan pada misi utamanya. Lembaga ini tetap berfokus mendampingi anak-anak yang menghadapi penyakit serius beserta keluarga mereka, sekaligus menyediakan tempat tinggal sementara yang aman dan nyaman selama proses pengobatan.

Semangat Keluarga Tetap Bersama menjadi landasan berbagai program yang dijalankan. Yayasan memandang keberadaan orang tua dan anggota keluarga di sisi anak sebagai bagian penting dari dukungan selama masa perawatan. Karena itu, fasilitas yang disediakan tidak hanya berfungsi sebagai tempat menginap, tetapi juga ruang bagi keluarga untuk beristirahat, saling menguatkan, dan mempertahankan rutinitas di tengah situasi yang sulit.

Saat ini, Yayasan Ronald McDonald House Indonesia mengoperasikan empat Rumah Singgah, yakni tiga di Jakarta yang berlokasi di Lebak Bulus, Kiara RSCM, dan Kemanggisan, serta satu di Denpasar, Bali. Keempat fasilitas tersebut memiliki total 111 kamar pribadi gratis.

Setiap kamar diperuntukkan bagi satu keluarga yang anaknya sedang menjalani pengobatan berdasarkan rujukan rumah sakit. Dengan fasilitas tersebut, orang tua dapat tinggal lebih dekat dengan rumah sakit tanpa harus mengeluarkan biaya penginapan selama masa perawatan.

Selain Rumah Singgah, yayasan mengelola dua fasilitas Ronald McDonald House Family Room di RSCM Jakarta dan RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar. Ruang keluarga ini menjadi tempat bagi orang tua dan pendamping pasien untuk beristirahat sejenak ketika menunggu proses perawatan. Hingga kini, fasilitas tersebut telah memberikan layanan kepada 19.589 keluarga.

Dukungan yayasan juga menjangkau kebutuhan kesehatan anak di luar rumah sakit melalui program Ronald McDonald Care Mobile. Program layanan kesehatan bergerak ini telah menempuh perjalanan sejauh 64.141 kilometer untuk memberikan imunisasi dasar kepada 666.221 anak di 414 titik di berbagai wilayah Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Memerangi Berita Bohong Menjadi Tugas Bersama

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Memerangi Berita Bohong Men...
Ekonomi
100 Anggota PAPRI dapat  Pe...

Telkom Percepat Adopsi AI di Segmen Enterprise

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Ekonomi
Telkom Percepat Adopsi AI d...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.