Rumah Singgah Yayasan Ronald McDonald Bantu Keluarga Pasien Hindari Beban Biaya Penginapan
Senin, 02 Nov 2026, 11:58 WIB | Oleh: Haryo BronoKisah kedua keluarga tersebut menggambarkan bahwa kebutuhan pasien anak dan orang tua tidak berhenti pada tersedianya fasilitas medis. Ketika pengobatan membutuhkan waktu panjang dan harus dilakukan jauh dari rumah, dukungan sosial serta kondisi psikologis keluarga juga perlu diperhatikan.
Bagi orang tua, keberadaan tempat tinggal yang aman dan lingkungan yang mendukung dapat membantu mereka mempertahankan kekuatan selama mendampingi anak. Sementara bagi anak, kehadiran keluarga di dekatnya dapat memberikan rasa nyaman di tengah rangkaian pemeriksaan dan tindakan medis.
Siapkan Rumah Singgah Kelima di Surabaya
Setelah menjalankan berbagai program selama 15 tahun, Yayasan Ronald McDonald House Indonesia kini mempersiapkan perluasan layanan ke wilayah lain. Salah satu rencana yang sedang dikembangkan adalah pembangunan Rumah Singgah kelima di RS Kemenkes Surabaya, Jawa Timur, dengan kapasitas 33 kamar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, yayasan juga mempersiapkan pembangunan Family Room di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Lampung. Kedua rencana tersebut ditujukan untuk memperluas akses keluarga pasien anak terhadap fasilitas pendampingan, terutama bagi mereka yang harus bepergian jauh untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit rujukan.
Kebutuhan tersebut cukup besar mengingat banyak pasien anak yang dirujuk dari luar daerah. Data RS Kemenkes Surabaya yang menjadi salah satu dasar pengembangan rencana tersebut menunjukkan sekitar 70 persen pasien anak berasal dari luar wilayah.
Kondisi ini memperlihatkan bahwa persoalan akomodasi menjadi bagian penting dari akses terhadap layanan kesehatan. Pasien yang memperoleh rujukan ke rumah sakit di kota lain tidak hanya membutuhkan biaya perjalanan, tetapi juga tempat tinggal bagi orang tua atau anggota keluarga yang mendampingi.
Dengan kapasitas 33 kamar yang direncanakan, Rumah Singgah di Surabaya diharapkan dapat membantu lebih banyak keluarga memperoleh tempat tinggal sementara selama anak menjalani pengobatan. Adapun Family Room di Lampung akan menyediakan ruang istirahat bagi keluarga yang menunggu proses perawatan di rumah sakit.
Perluasan tersebut menjadi langkah lanjutan dari upaya yayasan untuk menjangkau keluarga pasien anak di luar Jakarta dan Bali. Namun, keberhasilan pengembangan fasilitas juga bergantung pada dukungan berbagai pihak, mulai dari rumah sakit, masyarakat, hingga sektor swasta.
Kolaborasi untuk Memperluas Manfaat
McDonald’s Indonesia menjadi salah satu mitra yang mendukung kegiatan Yayasan Ronald McDonald House Indonesia sejak 2011. Dukungan tersebut dilakukan melalui sejumlah saluran, termasuk fasilitas donasi melalui Self-Ordering Kiosk (SOK) di restoran McDonald’s Indonesia, penjualan eksklusif merchandise McHappy Socks, serta sponsorship secara langsung.
Kolaborasi ini menjadi salah satu sumber dukungan untuk menjaga keberlangsungan program yayasan. Partisipasi pelanggan melalui donasi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk terlibat dalam membantu keluarga pasien anak.
Associate Director of Communications McDonald’s Indonesia, Meta Rostiawati, mengatakan pihaknya melihat secara langsung kontribusi yayasan dalam membantu keluarga pasien anak selama bekerja sama.
“Dari tahun ke tahun, kami melihat langsung bagaimana Yayasan Ronald McDonald House Indonesia memberikan dukungan nyata bagi puluhan ribu keluarga pasien anak. Sejalan dengan komitmen McDonald’s Indonesia untuk hadir sepenuhnya bagi Indonesia, kami ingin terus menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat tersebut,” ujar Meta.
Ia juga menyampaikan dukungan terhadap rencana pengembangan Rumah Singgah di Surabaya dan Family Room di Lampung. Menurut dia, kolaborasi dengan pelanggan dan mitra lain perlu terus diperkuat agar semakin banyak keluarga dapat memperoleh bantuan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!