Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Ini Lima Strategi Brand Mengoptimalkan Keuntungan saat Harbolnas, Bukan Sekadar Mengejar GMV

1 Minggu, 01 Nov 2026, 16:45 WIB | Oleh:

Untuk mengurangi persoalan tersebut, perusahaan disarankan mengintegrasikan persediaan dari berbagai kanal penjualan ke dalam satu sistem pengelolaan stok. Dengan demikian, ketersediaan barang dapat dipantau secara lebih akurat, baik untuk penjualan melalui marketplace, situs resmi, maupun toko fisik.

Membangun Hubungan Langsung dengan Pelanggan

Persoalan berikutnya adalah bagaimana brand tetap dapat mengenali dan menjangkau pembeli setelah transaksi selesai. Ketergantungan pada marketplace dapat membatasi akses perusahaan terhadap informasi dan komunikasi langsung dengan pelanggan.

Data transaksi yang tersedia di platform belum tentu membuat brand memiliki hubungan langsung dengan pembeli. Karena itu, perusahaan perlu membangun jalur komunikasi melalui kanal yang dikelolanya sendiri.

Fynd menggambarkan proses tersebut melalui lima tahapan, mulai dari pembeli anonim di marketplace, menjadi pelanggan yang dapat dihubungi (contactable), dikenali identitasnya (identified), dapat dijangkau (reachable), hingga akhirnya menjadi pelanggan yang memiliki hubungan langsung dengan brand (owned).

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah memberikan manfaat tambahan setelah pembelian. Misalnya, perusahaan menyertakan informasi pendaftaran garansi, layanan penukaran ukuran, atau program layanan pelanggan yang dapat diakses melalui kanal resmi brand.

Strategi tersebut dapat memberikan alasan bagi konsumen untuk berinteraksi langsung dengan perusahaan tanpa mengabaikan ketentuan dan kebijakan masing-masing marketplace.

Mengoptimalkan Marketplace dan Kanal Penjualan Sendiri

Marketplace tetap menjadi kanal penting untuk menjangkau konsumen baru. Namun, ketergantungan sepenuhnya pada platform pihak ketiga dapat membuat perusahaan rentan terhadap perubahan struktur biaya, kebijakan, maupun persaingan promosi.

Fynd menyebut lebih dari 85 persen transaksi e-commerce Indonesia diproses melalui grup marketplace besar. Angka tersebut menunjukkan pentingnya marketplace sebagai sarana memperkenalkan produk kepada konsumen yang sedang mencari barang untuk dibeli.

Di sisi lain, brand juga perlu mengembangkan situs dan kanal penjualan sendiri. Kanal tersebut dapat dimanfaatkan untuk membangun loyalitas pelanggan, mengelola program keanggotaan, serta mendorong pembelian berulang dengan struktur biaya yang lebih terkendali.

Dalam dokumen tersebut, Fynd mencontohkan sejumlah brand lokal, seperti True to Skin, Raecca, Noera Beauty Care, Iumi, dan Watch Story, yang disebut mulai mengalihkan fokus ke situs resmi setelah penyesuaian biaya platform pada Mei 2026.

Contoh lainnya adalah Sociolla yang mengembangkan ekosistem pelanggan melalui aplikasi SOCO. Platform tersebut memiliki 7,6 juta anggota dan 3,5 juta ulasan, didukung lebih dari 125 toko fisik di lebih dari 55 kota.

Strategi yang dapat diterapkan adalah memanfaatkan marketplace untuk menjaring konsumen baru, kemudian membangun hubungan jangka panjang melalui program loyalitas dan kanal milik perusahaan sendiri.

Mengelola Pelanggan Setelah Kampanye Berakhir

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.