Ini Alasan Mengapa Sebaiknya Merahasiakan Tanggal Ulang Tahun Anda
Minggu, 01 Nov 2026, 15:32 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SAwalnya, peretasan terhadap peritel dapat mengungkap nama, tanggal lahir, alamat email, dan alamat rumah seseorang.
Informasi tersebut kemudian bisa digabungkan dengan data dari kebocoran lain, seperti nomor telepon, kata sandi, maupun identitas akun. Penjahat juga dapat melengkapinya menggunakan informasi terbuka dari media sosial, pekerjaan, hingga hubungan keluarga.
"Prosesnya biasanya berjalan seperti ini: pelanggaran data ritel memberikan nama, tanggal lahir, email, dan alamat. Data bocoran lainnya menambahkan kredensial, nomor telepon, dan identitas. Informasi publik seperti profil media sosial, detail pekerjaan, dan kerabat menambahkan lebih banyak konteks," jelas Hall.
Hasilnya adalah profil identitas yang semakin lengkap. Dengan bekal informasi tersebut, penipu memiliki peluang lebih besar untuk meyakinkan korban maupun pihak perusahaan bahwa mereka adalah orang yang sebenarnya.
Karena itu, seseorang bisa menjadi sasaran penipuan meskipun tidak pernah secara langsung memberikan informasi sensitif kepada pelaku.
Jangan Asal Mengisi Kolom Tanggal Lahir
Lantas, bagaimana cara melindungi diri?
Moore menyarankan masyarakat tidak sembarangan memberikan tanggal lahir kepada situs atau perusahaan yang tidak benar-benar membutuhkannya.
" Menggunakan tanggal lahir yang berbeda di situs web berisiko rendah dapat mengurangi risiko, tetapi akan lebih baik jika tidak mengisi kolom pribadi yang tidak wajib diisi," katanya.
Ia juga menyarankan penggunaan alamat email terpisah untuk aktivitas belanja online. Dengan demikian, jika alamat email tersebut terdampak kebocoran data, pengguna dapat menghentikan penggunaannya dan beralih ke alamat baru.
François menambahkan, peritel pada dasarnya hanya membutuhkan informasi pembayaran dan alamat pengiriman untuk menyelesaikan transaksi.
Tanggal lahir dan nama asli seharusnya hanya diberikan kepada lembaga yang memang memiliki kewenangan atau kebutuhan resmi untuk memverifikasi identitas seseorang.
Ia mencontohkan bank, lembaga pemberi pinjaman, kantor pajak, instansi penerbit SIM dan paspor, serta lembaga yang melakukan pemeriksaan hak bekerja.
"Secara tegas, Anda hanya perlu memberikan tanggal lahir dan nama asli Anda, di mana data tersebut akan diperiksa terhadap catatan resmi dan digunakan untuk membuktikan identitas Anda. Toko bukanlah salah satunya," tegas François.
Menurutnya, pilihan terbaik adalah membiarkan kolom tanggal lahir kosong jika tidak diwajibkan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!