Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hilirisasi hingga Logistik, RI Jajaki Modal dari Azerbaijan

30 Kamis, 29 Okt 2026, 23:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hilirisasi hingga Logistik, RI Jajaki Modal dari Azerbaijan Hilirisasi hingga Logistik, RI Jajaki Modal dari Azerbaijan Doc: ANTARA/HO-BKPM
Ket. Pertemuan antara Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu (kedua kiri) dengan Azergold di Baku, Azebaijan.

JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menjajaki peluang investasi di sektor hilirisasi mineral, tekstil, energi, petrokimia, hingga logistik dengan sejumlah perusahaan dan lembaga investasi Azerbaijan.

Penjajakan tersebut dilakukan melalui rangkaian pertemuan yang dipimpin Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu di Baku, Azerbaijan, pada 26–28 Oktober 2026.

"Indonesia ingin membangun kemitraan investasi yang tidak hanya memperluas peluang bisnis, tetapi juga memperkuat kapasitas industri nasional. Kami terbuka untuk bekerja sama dengan mitra internasional yang dapat mendukung pengembangan industri dari hulu hingga hilir, meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, serta menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Wamen Todotua dalam pernyataan resmi diterima di Jakarta, Kamis (29/10).

Rangkaian pertemuan mencakup sejumlah perusahaan dan lembaga, yakni AzerGold, Azerbaijan Textile Association (ATA), AZCON Holding, EGA Holding, State Oil Company of the Republic of Azerbaijan (SOCAR), State Oil Fund of the Republic of Azerbaijan (SOFAZ), dan Azerbaijan Investment Holding (AIH).

Di sektor hilirisasi mineral, pertemuan dengan AzerGold membahas potensi kemitraan dalam pengembangan industri pengolahan mineral, khususnya besi dan baja, serta komoditas mineral strategis lainnya.

Kerja sama tersebut diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral dan memperkuat rantai pasok industri melalui peluang investasi dan kemitraan dengan pelaku usaha Indonesia.

Sementara itu, pertemuan dengan Azerbaijan Textile Association membahas peluang penguatan rantai pasok industri tekstil, antara lain melalui kerja sama pasokan bahan baku kapas dan benang serta pengembangan investasi di industri pemintalan dan pengolahan tekstil.

Pada sektor infrastruktur dan logistik, pertemuan dengan AZCON Holding membahas peluang investasi dalam pengembangan pelabuhan, transportasi multimoda, galangan kapal, serta sistem logistik terintegrasi.

Indonesia turut memperkenalkan sejumlah peluang pengembangan infrastruktur pelabuhan dan konektivitas kawasan industri untuk meningkatkan efisiensi distribusi dan daya saing industri nasional.

Adapun di sektor energi dan petrokimia, pertemuan dengan SOCAR membahas potensi kerja sama investasi pada industri petrokimia, penguatan pasokan bahan baku dan produk energi, serta pengembangan fasilitas penyimpanan dan distribusi energi di Indonesia.

Selain itu, dalam pertemuan dengan EGA Holding, kedua pihak membahas peluang pengembangan perdagangan, investasi, dan kemitraan bisnis.

Pertemuan tersebut juga menjadi ruang untuk bertukar informasi mengenai potensi kerja sama antarpelaku usaha serta peran pemerintah dalam memfasilitasi tindak lanjut peluang yang dapat dikembangkan kedua negara.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Wamen Todotua bersama Managing Director Investasi Danantara juga bertemu dengan dua sovereign wealth fund milik pemerintah Azerbaijan, yakni SOFAZ dan AIH, untuk membahas peluang kerja sama investasi Indonesia-Azerbaijan.

Pertemuan dengan SOFAZ membahas peluang penguatan kerja sama investasi melalui skema investasi bersama (co-investment), pengembangan infrastruktur, energi, petrokimia, serta optimalisasi aset strategis.

Kedua pihak menjajaki peluang investasi pada fasilitas penyimpanan dan pengolahan energi, industri petrokimia, serta penguatan rantai pasok tekstil.

Sementara itu, pertemuan dengan AIH membahas penguatan kemitraan strategis Indonesia-Azerbaijan melalui investasi bersama antara AIH dan Danantara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
Luar Negeri
PBB Soroti Lambatnya Pemuli...
Nasional
UMKM Butuh Izin Mudah, Buka...
Olahraga
Akuatik Diharapkan Mendulan...
Advertisement
Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.