Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Jajaki Kerja Sama Perfilman dengan Busan, Bidik Pasar Asia

30 Jumat, 09 Okt 2026, 16:35 WIB | Oleh:
Jakarta Jajaki Kerja Sama Perfilman dengan Busan, Bidik Pasar Asia Jakarta Jajaki Kerja Sama Perfilman dengan Busan, Bidik Pasar Asia Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Kota Busan, Korea Selatan, untuk mengembangkan industri perfilman dan memperluas jejaring ekonomi kreatif kedua kota. Penjajakan tersebut dilakukan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat bertemu Wakil Wali Kota Busan Kim Kyung-duk di Busan, Rabu (7/10/2026).

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Kota Busan, Korea Selatan, untuk mengembangkan industri perfilman dan memperluas jejaring ekonomi kreatif kedua kota. Penjajakan tersebut dilakukan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat bertemu Wakil Wali Kota Busan Kim Kyung-duk di Busan, Rabu (7/10/2026).

Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi di berbagai sektor, mulai dari perfilman, gim, industri budaya, pendidikan, hingga pertukaran talenta. Kerja sama ini diharapkan membuka kesempatan bagi pelaku industri kreatif Jakarta untuk memperluas jaringan dan menjalin kemitraan dengan ekosistem kreatif di Busan.

Kim Kyung-duk menyambut baik kedatangan Rano bersama delegasi Jakarta. Ia juga mengapresiasi kiprah Rano di dunia perfilman serta menyambut rencana Jakarta untuk mengembangkan industri kreatif sebagai salah satu penggerak perekonomian kota.

"Saya mengetahui Jakarta memiliki rencana untuk memajukan industri perfilman. Ke depan, saya berharap pertukaran antara Busan dan Jakarta di bidang film, gim, serta industri budaya lainnya semakin aktif," ujar Kim.

Busan telah mengembangkan industri perfilman sebagai salah satu identitas kotanya melalui penyelenggaraan Busan International Film Festival (BIFF) sejak 1996. Perkembangan tersebut memperkuat posisi Busan sebagai salah satu pusat perfilman di Asia.

Pada 2014, UNESCO menetapkan Busan sebagai UNESCO Creative City of Film. Busan menjadi kota pertama di Asia yang memperoleh predikat tersebut, yang turut memperkuat upaya pengembangan industri film dan budaya di kota itu.

Kim mengatakan, Pemerintah Kota Busan memberikan dukungan sekitar separuh dari anggaran penyelenggaraan festival film internasional tersebut setiap tahun. Dukungan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah kota untuk mempertahankan peran Busan dalam industri perfilman Asia sekaligus memperluas jangkauannya secara internasional.

Menanggapi hal tersebut, Rano menegaskan Jakarta juga berupaya membangun ekosistem perfilman yang berdaya saing internasional. Salah satu agenda Pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalah mengembangkan Jakarta sebagai kota sinema sekaligus pusat produksi film dan pengembangan talenta kreatif di Asia Tenggara.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno, Pemprov DKI Jakarta telah meluncurkan Jakarta Film Commission (JFC) pada 26 Juni 2026. Layanan terpadu ini disiapkan untuk mendukung kegiatan produksi film dan audiovisual di Jakarta.

Melalui program Filming in Jakarta, Pemprov DKI Jakarta menyediakan fasilitasi lokasi syuting, koordinasi perizinan, serta pengembangan jejaring industri. Pemerintah daerah juga menghadirkan sejumlah insentif, termasuk keringanan pajak tontonan film nasional dan biaya penggunaan lokasi produksi tertentu pada aset milik pemerintah daerah.

Dalam pertemuan dengan Kim, Rano secara khusus mengusulkan penjajakan kerja sama antara Jakarta Film Commission dan Busan Film Commission. Kolaborasi tersebut diharapkan membuka peluang bagi rumah produksi asal Busan untuk melakukan kegiatan produksi film di Jakarta.

"Kami ingin menjajaki kerja sama antara Jakarta Film Commission dan Busan Film Commission, termasuk memberikan fasilitas dan peluang bagi rumah produksi Busan untuk melakukan produksi film di Jakarta," tutur Rano.

Selain kerja sama antarkomisi film, Jakarta juga mendorong kolaborasi antara Jakarta Film Week dan Busan International Film Festival. Bentuk kerja sama yang dijajaki mencakup promosi bersama, pertukaran sineas muda, pemutaran film lintas kota, serta penguatan jejaring perfilman Asia.

Rano menilai peluang kerja sama tidak terbatas pada industri perfilman. Jakarta juga ingin membuka ruang kolaborasi dengan Busan di bidang gim, olahraga elektronik atau e-sport, musik, dan seni pertunjukan.

"Kami juga ingin menjajaki kerja sama di bidang gim, e-sport, musik, dan seni pertunjukan," ungkapnya.

Di bidang pendidikan, Rano menyampaikan rencana Pemprov DKI Jakarta untuk meluncurkan program beasiswa bagi warga Jakarta pada 2027. Rencana tersebut membuka peluang penjajakan kemitraan dengan perguruan tinggi terkemuka di Busan, termasuk Pusan National University.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...

Kendaraan Listrik Juga Membawa Bahaya Pencemaran, Apanya?

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Kendaraan Listrik Juga Memb...
Olahraga
MotoGP: Martin Nekat Tampil...

Mentan Minta Bulog Serap Jagung Petani

40 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Mentan Minta Bulog Serap Ja...

Perlinsos Menuntut Rakyat Mengenali Situs agar Tak Tertipu

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perlinsos Menuntut Rakyat M...

WFP Laporkan Angka Kelaparan di Haiti Meningkat

45 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
WFP Laporkan Angka Kelapara...
Advertisement
Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.