Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Buruk, MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Ikuti Moto2 dan Moto3

25 Minggu, 25 Okt 2026, 12:38 WIB | Oleh:
Cuaca Buruk, MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Ikuti Moto2 dan Moto3 Cuaca Buruk, MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Ikuti Moto2 dan Moto3 Doc: antara foto
Ket. MotoGP Australia 2026 dibatalkan.

VICTORIA – Cuaca buruk membuat penyelenggara membatalkan balapan MotoGP Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island, Victoria, Minggu (25/10). Kondisi itu mengganggu operasional helikopter medis, menyusul pembatalan balapan Moto2 dan Moto3.

Berdasarkan pernyataan resmi MotoGP, keputusan tersebut diambil setelah kondisi jarak pandang di kawasan sirkuit tidak kunjung membaik akibat hujan deras dan kabut.

Cuaca buruk membuat helikopter medis tidak dapat dioperasikan, padahal fasilitas tersebut merupakan bagian penting dari prosedur keselamatan dalam penyelenggaraan balapan.

Sebelumnya, penyelenggara sempat memutuskan tetap menggelar balapan kelas utama MotoGP mulai pukul 16.30 waktu setempat atau 12.30 WIB, meskipun balapan Moto2 dan Moto3 telah dibatalkan.

Namun, kondisi cuaca yang tidak memungkinkan akhirnya memaksa penyelenggara membatalkan seluruh balapan pada Minggu.

Sebagai pengganti balapan, para pembalap dijadwalkan mengikuti kegiatan perpisahan dengan mengitari Sirkuit Phillip Island.

Kegiatan tersebut sekaligus menandai berakhirnya penyelenggaraan MotoGP Australia di Phillip Island yang telah menjadi tuan rumah sejak 1989.

Musim 2026 menjadi penyelenggaraan terakhir MotoGP Australia di sirkuit tersebut sebelum ajang itu dijadwalkan berpindah ke Sirkuit Jalan Raya Adelaide mulai 2027.

Kekhawatiran terhadap kondisi cuaca di Phillip Island telah muncul sejak Sabtu (24/10).

Hujan deras yang mengguyur kawasan sirkuit sejak Minggu pagi menyebabkan kabut tebal dan membatasi jarak pandang.

Kondisi itu membuat penyelenggara tidak dapat menjamin kesiapan operasional helikopter medis untuk menangani keadaan darurat.

Pembatalan seluruh balapan juga membuat pembalap Indonesia Veda Ega Pratama gagal tampil pada Moto3 Australia 2026 meskipun telah meraih posisi start terdepan (pole position) dalam sesi kualifikasi.

Veda sebelumnya mencatat sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih posisi start terdepan pada ajang Grand Prix balap motor.

Sementara itu, pembalap Indonesia lainnya, Mario Aji, juga tidak dapat mengikuti balapan Moto2 setelah penyelenggara membatalkan kelas tersebut.

Setelah pembatalan GP Australia, rangkaian Kejuaraan Dunia MotoGP 2026 dijadwalkan berlanjut ke GP Malaysia di Sirkuit Sepang pada 30 Oktober hingga 1 November.

Pada klasemen sementara MotoGP, Marc Marquez dari Ducati Lenovo masih memimpin dengan 365 poin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Menggunakan Vape Merusak Paru-paru, Janin, dan Otak

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Menggunakan Vape Merusak Pa...
Ekonomi
Di WCCE 2026, Kementerian E...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.