Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IPB University dan DAAD Kolaborasi Riset Ekonomi Biru dan Ketahanan Pangan

25 Minggu, 25 Okt 2026, 13:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
IPB University dan DAAD Kolaborasi Riset Ekonomi Biru dan Ketahanan Pangan IPB University dan DAAD Kolaborasi Riset Ekonomi Biru dan Ketahanan Pangan Doc: Humas IPB
Ket. IPB University perkuat kerja sama internasional dengan German Academic Exchange Service (DAAD) dalam riset kolaboratif mobilitas mahasiswa dan staf serta inovasi untuk menjawab tantangan global bidang energi biru dan ketahanan pangan.

BOGOR - IPB University memperkuat kerja sama internasional dengan German Academic Exchange Service (DAAD) dalam riset kolaboratif mobilitas mahasiswa, staf serta inovasi untuk menjawab tantangan global, salah satunya terkait energi biru serta ketahanan pangan.

"Kerja sama ini membuka peluang kolaborasi yang lebih erat dengan DAAD dan berbagai institusi di Jerman, khususnya dalam riset bersama, mobilitas akademik, dan inovasi untuk menjawab tantangan global,” kata Rektor IPB University Dr Alim Setiawan Slamet dalam keterangannya di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (24/10).

Hubungan IPB University dengan DAAD telah terjalin secara strategis dan memberikan dampak nyata bagi pengembangan pendidikan tinggi. Hal ini tercermin dari keberadaan lebih dari 100 alumni DAAD di kalangan dosen dan peneliti IPB University.

Salah satu bentuk kolaborasi tersebut adalah keberhasilan IPB University menjadi satu dari tiga penerima hibah bergengsi SCOPE-HE (EU-ASEAN Sustainable Connectivity Package-Higher Education).

Dari lebih dari 120 proposal yang diajukan, proyek pengembangan Blue Economy Research Cluster yang dipimpin Prof Hefni Effendi terpilih karena potensinya dalam mendorong konektivitas berkelanjutan dan riset transformatif di kawasan.

Presiden DAAD, Prof Joybrato Mukherjee, menegaskan Indonesia merupakan mitra strategis Jerman.

"Kami memiliki hubungan yang sangat kuat antara universitas di Jerman dan Indonesia, termasuk IPB University. Kegiatan ini bertujuan memperkuat hubungan tersebut dan menjajaki peluang kerja sama baru," katanya.

Kolaborasi Indonesia-Jerman semakin relevan untuk menjawab persoalan ketahanan pangan, pertanian, penggunaan lahan, dan perubahan iklim. Kerja sama IPB University dengan institusi Jerman, termasuk universitas di Kiel dan Bremen, menjadi salah satu landasan pengembangan riset lintas negara.

Selain itu, IPB University terlibat dalam program EU Mobility Program for Myanmar serta menyelenggarakan Summer Course bersama Leibniz Centre for Tropical Marine Research (ZMT) dan University of Bremen dengan dukungan DAAD.

Berbagai inisiatif ini memperkuat komitmen kedua pihak dalam membangun pendidikan tinggi yang inklusif, berkelanjutan dan terhubung secara global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Kerawangan Papua Tengah Cuk...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.