Perilaku Konsumen Berubah, Maskapai Global Tawarkan Benefit Tiket Lebih Personalisasi. Bagaimana Indonesia?
📅 Selasa, 20 Okt 2026, 13:55 WIB | Oleh: Mohammad Zaki AlatasNamun, transparansi tetap menjadi faktor penting. Studi McKinsey terhadap 7.000 wisatawan global yang diterbitkan pada Mei 2025 menemukan bahwa 36% responden mengeluhkan biaya tersembunyi atau kurangnya transparansi harga ketika memesan penerbangan. Karena itu, diferensiasi tarif perlu disertai kejelasan manfaat, batasan layanan, serta total biaya yang harus dibayarkan pelanggan.
Pada akhirnya, evolusi produk penerbangan bukan sekadar memisahkan fasilitas menjadi layanan berbayar, tetapi memberikan kebebasan kepada pelanggan untuk memilih kombinasi harga, kenyamanan, dan fleksibilitas yang paling sesuai dengan kebutuhannya. Sebab, nilai sebuah perjalanan tidak selalu ditentukan oleh seberapa banyak fasilitas yang diperoleh, melainkan seberapa berarti manfaat tersebut bagi setiap penumpang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!