Kinerja Polri Tak Cukup Diukur dari Pengungkapan Kasus, Reformasi Jadi Ujian
📅 Selasa, 20 Okt 2026, 05:01 WIB | Oleh: Tim PenulisSementara itu, pemerhati kepolisian Poengky Indarti menilai kinerja Polri selama dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran menunjukkan perkembangan yang semakin baik dan adaptif.
Menurut mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) periode 2016-2024 itu, Polri mampu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) tetap kondusif di tengah berbagai agenda nasional maupun internasional.
“Dalam dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, Polri semakin baik. Polri mampu menjaga harkamtibmas sehingga kondisi tetap kondusif, mengamankan berbagai acara kenegaraan, hingga sukses mengamankan Indonesia dari ancaman terorisme, kejahatan narkoba, judi online, dan pinjaman online,” kata Poengky saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.
Poengky menyebut Polri tidak hanya berfokus pada penegakan hukum konvensional, tetapi juga mendukung program strategis pemerintah dan kegiatan kemanusiaan.
Ia mencontohkan keterlibatan Polri dalam mendukung upaya swasembada pangan melalui kemitraan dengan petani, termasuk gerakan menanam dan panen raya jagung.
Perbedaan penilaian tersebut menunjukkan bahwa evaluasi kinerja Polri tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menjaga keamanan dan menjalankan agenda negara, tetapi juga dengan konsistensi penegakan hukum, efektivitas pengawasan internal, dan kualitas pelayanan yang dirasakan masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!