Protes Karhutla, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk di Patung Selamat Datang Bundaran HI
📅 Selasa, 20 Okt 2026, 13:07 WIB | Oleh: Lili LestariJAKARTA - Sejumlah aktivis lingkungan dari Greenpeace Indonesia, Selasa (20/10), melakukan aksi mengejutkan di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subiyanto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Para aktivis Greenpeace tersebut memanjat patung Selamat Datang dan membentangkan spanduk yang berisi kritik terhadap pemerintah Indonesia yang dinilai lamban menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah.
Menyaksikan aksi tersebut, aparat Polri kepolisian TNI mengimbau para aktivis untuk menurunkan spanduk bertuliskan "Tangani Krisis Iklim, Turunkan Biaya Hidup" tersebut. Sejumlah petugas tampak turun ke kolam dengan membawa tangga untuk mencopot spanduk.
Karhuta masih berlangsung di sejumlah wilayah di Indonesia, terutama di Kalimantan dan Sumatera. Ribuan hektare hutan terbakar, warga tercekik karena menghirup asap beracun, satwa liar ditemukan dalam kondisi lemas dan mengalami sesak napas, bahkan tewas terbakar.
Kondisi ini juga dialami warga di negara tetangga, Singapura dan Malaysia. Mereka terkena dampak kabut asap dari karhutla di Kalimantan dan Sumatera. Singapura telah melakukan penyelidikan terhadap perusahaan-perusahaan penyebab karhutla. Surat pemberitahuan telah dilayangkan kepada sepuluh perusahaan Indonesia yang diduga telah memicu kebakaran hutan dan kabut asap lintas negara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Kementerian Kehutanan menyatakan terus melakukan pemadaman dan penanganan dampak asap, sekaligus mengawasi pelaksanaan sanksi administratif, terutama pemenuhan kewajiban pemulihan ekosistem oleh pemegang izin.
Pada saat yang sama, penyelidikan dan penyidikan perkara pidana terus dikembangkan untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab. Seluruh langkah tersebut diarahkan untuk mengendalikan kebakaran dan dampak asap, memperkuat kepatuhan, memastikan pemulihan kawasan terdampak, serta mencegah karhutla terus berulang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!