Sukses Kendalikan Penularan Campak Usai Menjangkit Lebih dari 6.400 Kasus
📅 Selasa, 20 Okt 2026, 20:31 WIB | Oleh: Deri HenriawanWASHINGTON DC - Wabah campak yang diumumkan di Kanada pada Oktober 2024 telah berakhir, menurut Badan Kesehatan Masyarakat Kanada (PHAC) pada Senin (19/10).
“Bekerja sama dengan pejabat kesehatan masyarakat di tingkat provinsi dan teritori, Badan Kesehatan Masyarakat Kanada (PHAC) hari ini mengumumkan bahwa wabah campak yang melibatkan beberapa yurisdiksi telah berakhir,” kata lembaga kesehatan tersebut dalam siaran pers.
PHAC menyatakan, keputusan untuk mengakhiri status wabah diambil setelah tidak ada kasus yang dilaporkan selama dua bulan. Selama wabah berlangsung, otoritas kesehatan mencatat lebih dari 6.400 kasus campak di 10 provinsi dan teritori.
Sebagian besar kasus berkaitan dengan orang-orang yang belum menerima vaksinasi secara memadai untuk mencegah penyakit tersebut.
“Meski wabah ini telah berakhir, campak masih menyebar di berbagai belahan dunia dan kasus yang berkaitan dengan perjalanan ke luar negeri diperkirakan masih akan terjadi di Kanada,” kata lembaga itu.
Pengumuman tersebut disampaikan di tengah peningkatan jumlah kasus campak di Amerika Serikat. Tahun ini, sebanyak 4.410 kasus telah dikonfirmasi di 47 yurisdiksi dalam 42 wabah berbeda. Pada 2025, AS mencatat 2.289 kasus campak.
Kanada berhasil menghentikan penularan campak domestik dan endemik pada akhir 1990-an. Pada periode 1998–2024, negara itu rata-rata melaporkan 91 kasus campak per tahun, yang sebagian besar disebabkan oleh masuknya kasus dari wilayah yang terdampak penyakit tersebut.
Namun, Kanada kehilangan status eliminasi campak pada November 2025 akibat wabah yang kini telah berakhir tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!