Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polisi Usut Kasus Dugaan Penganiayaan Warga yang Protes Petasan di Pondok Pinang

📅 Rabu, 14 Okt 2026, 00:38 WIB | Oleh:
Polisi Usut Kasus Dugaan Penganiayaan Warga yang Protes Petasan di Pondok Pinang Doc: ANTARA/threads/puturmdn/Luthfia Miranda Putri
Ket. Tangkapan layar petasan yang dinyalakan selama satu jam saat perayaan Maulid Nabi di Jalan Keramat 2, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Senin (5/10/2026).

JAKARTA - Kepolisian memeriksa sejumlah saksi serta memeriksa bukti-bukti terkait kasus petasan yang dinyalakan selama satu jam saat perayaan Maulid di Jalan Keramat 2, Pondok Pinang, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

"Saat ini sedang ditangani, dilakukan penyelidikan, pemeriksaan beberapa keterangan saksi dan barang bukti, juga melakukan pengecekan olah tempat kejadian peristiwa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di Jakarta, Selasa (13/10.

Budi pun membenarkan bahwa kasus tersebut telah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan oleh korban bernama LK.

"Laporan dugaan pengeroyokan dan atau penganiayaan berdasarkan LP/B/4008 tanggal 5 Oktober 2024 atas pelapor saudari LK. Peristiwa terjadi 4 Oktober 2024 sekira pukul 12.45 WIB di daerah Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan," ujar Budi.

Dalam laporan korban, kata Budi, korban mengaku mengalami tindak kekerasan oleh sejumlah oknum usai mempertanyakan suara perasan dari lokasi acara.

"Berdasarkan keterangan pelapor, kejadian bermula saat yang bersangkutan mempertanyakan suara petasan dari lokasi kegiatan. Pelapor kemudian mengaku mengalami tindakan kekerasan oleh sejumlah orang," tutur Budi.

Sebelumnya, warga Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, mengeluhkan suara petasan dan kembang api dalam kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan haul yang dinilai mengganggu anaknya yang berkebutuhan khusus.

"Anak saya sampai bangun. Anak saya sampai sampai kaget dan kejang. Saya cuma mikirnya anak dan orang tua saya aja," kata warga bernama Amanda Andono (50) kepada wartawan di Jakarta, Senin.

Dia mengatakan suara kembang api itu terdengar sangat keras dan berlangsung terus-menerus.

Menurut dia, suara itu berbeda dari kembang api yang biasa digunakan dalam acara-acara kebanyakan.

“Ini benar-benar dentuman. Tidak selesai-selesai,” ujar Amanda.

Dentuman itu, kata dia, berdampak pada anaknya yang memiliki kebutuhan khusus dan sensitif terhadap suara keras.

Dia menyebutkan anaknya sempat terbangun, terkejut, dan mengalami kejang setelah mendengar suara tersebut.

Selain anaknya, Amanda juga mengkhawatirkan kondisi ibunya yang berusia 76 tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Olahraga
 Timnas Indonesia Jalani FI...
Olahraga
Kualifikasi Piala Dunia 203...
Megapolitan
Bank Jakarta Biayai Infrast...
Megapolitan
Obligasi Daerah Dirilis Dua...
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.