Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rutin Menyikat Gigi Tak Selalu Membuat Gigi Tampak Putih, Ini Penjelasannya

📅 Selasa, 13 Okt 2026, 16:55 WIB | Oleh:
Rutin Menyikat Gigi Tak Selalu Membuat Gigi Tampak Putih, Ini Penjelasannya Doc: Usmile
Ket. Ilustrasi percaya diri dengan gigi putih. Rutin menyikat gigi tidak selalu membuatnya tampak putih. Kenali penyebab gigi kekuningan, cara kerja koreksi warna optik, dan peran papain dalam membantu membersihkan noda permukaan.

JAKARTA — Rutin menyikat gigi tidak selalu membuat gigi tampak lebih putih. Meski sudah dibersihkan secara teratur, gigi masih dapat terlihat kekuningan karena warna alami lapisan gigi dan cara permukaannya berinteraksi dengan cahaya, selain akibat noda dari makanan dan minuman.

Kementerian Kesehatan melalui portal Ayo Sehat menyebut kopi dan teh sebagai contoh minuman yang dapat meninggalkan noda pada gigi. Namun, perubahan tampilan warna gigi tidak selalu disebabkan oleh noda yang menempel di permukaannya.

Enamel atau email gigi, yang merupakan lapisan terluar, memiliki sifat agak transparan. Karena itu, warna dentin atau lapisan di bawah enamel turut memengaruhi warna gigi yang terlihat. Dentin secara alami cenderung berwarna kekuningan, sehingga gigi yang bersih sekalipun tidak selalu tampak putih terang.

Kondisi tersebut membuat perawatan warna gigi perlu disesuaikan dengan penyebab utamanya. Pengangkatan noda permukaan, pemutihan kimiawi (bleaching), dan pemutihan optik (optical whitening) merupakan pendekatan perawatan yang memiliki mekanisme berbeda.

Pengangkatan noda bertujuan membersihkan pigmen yang melekat pada permukaan gigi. Sementara itu, bleaching menggunakan bahan kimia seperti hidrogen peroksida atau karbamid peroksida untuk menguraikan senyawa penyebab perubahan warna melalui reaksi kimia.

Adapun optical whitening atau pemutihan optik bekerja dengan memanfaatkan koreksi warna untuk mengubah tampilan gigi secara visual. Pendekatan ini tidak sama dengan mengubah warna alami dentin atau memutihkan gigi melalui reaksi kimia.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Dentistry menjelaskan bahwa bahan koreksi warna tertentu yang menempel pada permukaan gigi dapat memengaruhi sifat optiknya, yakni cara permukaan tersebut berinteraksi dengan cahaya. Perubahan itu berpotensi mengurangi tampilan kekuningan sehingga gigi terlihat lebih putih secara visual.

Menggabungkan Koreksi Warna dan Pengangkatan Noda

Pendekatan koreksi warna optik ini juga telah diterapkan dalam produk perawatan gigi modern. Salah satunya adalah Usmile Optical White, pasta gigi yang memadukan fitur Natural Purple Corrector dengan kandungan enzim papain.

Kombinasi tersebut dirancang untuk membantu mengurangi tampilan kekuningan secara visual sekaligus membantu membersihkan noda pada permukaan gigi. Teknologi koreksi warna ungu dan biru digunakan untuk menyeimbangkan kesan kuning, sedangkan papain berperan dalam membantu proses pengangkatan noda.

Papain merupakan enzim proteolitik yang berfungsi memecah protein. Dalam konteks perawatan gigi, noda makanan dan minuman sering kali melekat pada lapisan tipis protein yang terbentuk secara alami di permukaan gigi. Enzim papain berpotensi membantu menguraikan komponen protein tersebut sehingga noda lebih mudah dilepaskan selama proses pembersihan.

Potensi penggunaan enzim untuk membantu membersihkan noda gigi juga menjadi perhatian dalam penelitian ilmiah. Studi yang diterbitkan dalam Journal of Young Pharmacists menunjukkan bahwa formulasi pasta gigi yang mengandung papain dan bromelain dapat membantu mengangkat noda pada permukaan gigi.

Meski demikian, efektivitas suatu produk tetap bergantung pada keseluruhan formulasi, termasuk jenis dan konsentrasi bahan yang digunakan. Hasil penelitian terhadap bahan atau formulasi tertentu juga tidak serta-merta membuktikan tingkat efektivitas yang sama pada semua produk.

Country Manager Usmile Indonesia dan Malaysia, Michelle, mengatakan bahwa kebutuhan konsumen terhadap pasta gigi saat ini semakin beragam, termasuk untuk membantu merawat noda dan menjaga tampilan warna gigi.

“Melalui Usmile Optical White, kami memadukan papain dengan teknologi koreksi warna optik untuk menjawab kedua kebutuhan tersebut. Kami ingin menghadirkan inovasi yang manfaatnya mudah dipahami dan dapat menjadi bagian dari rutinitas perawatan gigi sehari-hari,” ujar Michelle dalam keterangannya pada Selasa (13/10).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Sejarah Besar! Akhirnya Ada Orang Indonesia yang Berlaga di Liga Champions!!!

Sejarah Besar! Akhirnya Ada Orang Indonesia yang Berlaga di Liga Champions!!!

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.