Gemparkan Warga, Puluhan Pasien Lembaga Rehabilitasi Narkoba di Pucang Surabaya Kabur Massal
📅 Selasa, 13 Okt 2026, 18:15 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSURABAYA — Suasana di kawasan Pucang, Surabaya, mendadak gempar setelah puluhan pasien rehabilitasi narkoba di Yayasan Omah Sehat Bersinar, Surabaya dilaporkan kabur secara massal pada Senin (12/10) siang. Sekitar pukul 14.00 WIB, puluhan pasien disebut warga berlarian keluar dari lokasi rehabilitasi di Jalan Pucang Taman Nomor 2, Kelurahan Kertajaya tersebut.
Peristiwa tersebut mengejutkan warga yang tinggal di sekitar yayasan. Pasalnya, para pasien yang seharusnya menjalani proses pemulihan di fasilitas rehabilitasi itu dilaporkan meninggalkan lokasi secara bersamaan, bahkan beberapa di antaranya terlihat mengenakan pakaian seadanya.
Seorang warga yang mengaku menyaksikan langsung kejadian tersebut mengatakan, awalnya ia mengira sedang terjadi pencurian. Namun, setelah melihat sejumlah orang berlarian dari area yayasan, ia baru mengetahui bahwa mereka merupakan pasien rehabilitasi.
“Awalnya saya pikir ada kejadian pencurian, ternyata orang-orang kabur dari rumah rehab. Ada yang cuma pakai sarung, ada yang pakai celana pendek, mereka lari berhamburan ke arah Jalan Pucang Adi. Jumlahnya sekitar 20 orang lebih,” tutur warga tersebut, Senin malam.
Kesaksian itu menggambarkan situasi yang mengejutkan di tengah kawasan permukiman. Banyaknya orang yang dilaporkan meninggalkan fasilitas secara bersamaan juga memunculkan pertanyaan mengenai bagaimana peristiwa tersebut bisa terjadi.
Namun, hingga kini, kronologi lengkap kejadian, pemicu kaburnya para pasien, serta kondisi mereka setelah meninggalkan lokasi belum dapat dipastikan berdasarkan keterangan yang tersedia.
Saat dimintai keterangan di lokasi, seorang petugas keamanan yayasan berinisial A memilih tidak memberikan penjelasan terperinci. Ia mengarahkan pertanyaan kepada pimpinan yayasan yang disebut bernama Slamet.
“Bisa langsung ditanyakan ke pimpinan (Pak Slamet). Saya barusan sampai, tadi sempat lepas piket,” ujar A singkat, Senin malam.
Secara terpisah, Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya, Kombes Pol Heru Prasetyo, mengatakan akan memanggil pengelola lembaga rehabilitasi swasta tersebut untuk dimintai klarifikasi dan konfirmasi mengenai kejadian ini.
"Kami akan segera mengundang pimpinan atau penanggung jawab lembaga rehabilitasi dimaksud guna dikonfirmasi,” ujarnya, Selasa (13/10).
Terkait dugaan keteledoran dan kelalaian dari pihak lembaga rehabilitasi, BNNK Surabaya juga mengambil langkah tegas dengan berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap rekomendasi operasional yang telah diberikan kepada yayasan tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!