Bukan Sekadar Sampah, Botol Plastik hingga Kardus di Makassar Punya Nilai Ekonomi.
📅 Selasa, 06 Okt 2026, 12:07 WIB | Oleh: Yebdi TrismarDi Makassar, perubahan itu kini dimulai dari hal sederhana: sebuah botol plastik yang tidak lagi langsung dibuang, kardus yang dipisahkan, atau sisa makanan yang diolah menjadi kompos.
Dari rumah, perubahan dimulai. Dari bank sampah, sampah menemukan nilai dan dari sana, warga kota perlahan belajar bahwa sesuatu yang dibuang seseorang belum tentu benar-benar menjadi sampah. Di tangan yang tepat, sampah masih bisa menjadi sumber daya—bahkan menjadi rupiah, pendidikan, emas, dan harapan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!