Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Kabut Asap Pekat, Pemkab Kuansing Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh.

28 Selasa, 06 Okt 2026, 12:14 WIB | Oleh:
Kabut Asap Pekat, Pemkab Kuansing Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh. Kabut Asap Pekat, Pemkab Kuansing Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh. Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Disdikpora Kuansing Horizon menyampaikan pihaknya menerapkan PJJ untuk jenjang pendidikan PAUD hingga SMP negeri dan swasta akibat kabut asap.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, menerapkan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat wilayahnya hingga saat ini masih diselimuti kabut asap cukup pekat selama dua hari mulai Selasa hingga Rabu (6-7/10).

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kuansing Herizon mengatakan pelaksanaan PJJ tersebut disampaikan melalui Surat Edaran (SE) Nomor 400.3.1/Disdikpora/2026/1359 tertanggal 5 Oktober 2026. SE tersebut ditujukan kepada seluruh Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan, Pengawas, Kepala Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) , Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), serta Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri dan swasta.

"Keselamatan dan kesehatan anak-anak kami menjadi prioritas. Dari laporan organisasi perangkat daerah terkait asap memang pekat dan udara tidak sehat,” kata Herizon dalam keterangan diterima di Pekanbaru, Selasa.

Dalam SE tersebut peserta didik tidak perlu hadir ke sekolah dan tidak diperkenankan mengikuti kegiatan di luar rumah yang mengharuskan mereka berada di luar ruangan secara langsung.

Sementara itu,tenaga pendidik dan kependidikan tetap melaksanakan tugas seperti biasa, termasuk memberikan pembelajaran daring dari sekolah maupun tempat yang telah ditentukan, dengan tetap memperhatikan kesehatan dan menggunakan masker.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau M Edy Afrizal mengatakan saat ini titik kebakaran hutan dan lahat (karhutla) yang sebelumnya sempat menyala sudah dilaporkan padam total. Hujan juga sudah hampir merata terjadi di wilayah Riau.

Namun beberapa wilayah di Riau justru masih diselimuti oleh kabut asap yang diduga merupakan asap kiriman dari provinsi lain. Pasalnya di Sumatera Selatan (Sumsel) saat ini dilaporkan banyak ditemukan titik api yang diduga menjadi penyebab Riau masih diselimuti kabut asap.

“Asap kiriman, karena di Riau nihil titik api. Sementara di Sumsel banyak dilaporkan titik api,” ucap Edy Afrizal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Rupiah Hari Ini Loyo Usai S...
Rona
Ben Stiller Puji Bakat Aria...

Jisoo Blackpink Rilis Single Kedua “Addicted”

42 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Jisoo Blackpink Rilis Singl...
Nasional
Menhut Ungkap Situasi Karhu...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi  Triliunan Rupiah

RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi Triliunan Rupiah

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.