Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

PETI Marak, Bupati Sigi Minta Aparat Penegak Hukum Bertindak Tegas.

28 Selasa, 06 Okt 2026, 12:23 WIB | Oleh:
PETI Marak, Bupati Sigi Minta Aparat Penegak Hukum Bertindak Tegas. PETI Marak, Bupati Sigi Minta Aparat Penegak Hukum Bertindak Tegas. Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae (tengah) meninjau penertiban aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Dusun Kangkuro, Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae meminta aparat penegak hukum menindak tegas aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Kangkuro, Kecamatan Lindu, yang disebut telah dua kali ditutup tetapi kembali beroperasi.

Rizal di Marawola, Selasa, mengatakan Pemerintah Kabupaten Sigi telah berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI untuk memantau dan menertibkan aktivitas PETI, termasuk pihak yang memfasilitasi penambang dari luar daerah.

"Jadi, memang penindakan terhadap PETI ini harus tegas karena sudah ditutup dua kali tapi dibuka kembali. Jangan dikira pemerintah main-main. Yang punya rumah penunjang tambang di lokasi pun akan kami tertibkan," katanya.

Ia mengatakan pemerintah daerah juga meminta aparat menindak warga yang terbukti memfasilitasi aktivitas pertambangan ilegal tersebut.

"Saya sudah putuskan di hadapan kapolres, jika ada warga yang menampung penambang dari luar di wilayah Kangkuro agar segera ditindak tegas oleh aparat penegak hukum," katanya.

Kangkuro merupakan salah satu lokasi aktivitas PETI di kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL). Aktivitas pertambangan ilegal di kawasan konservasi tersebut sebelumnya telah menjadi sasaran penertiban.

Rizal mengatakan kawasan di sekitar Danau Lindu memiliki peran penting sebagai penyangga ekosistem dan sumber air bagi sektor pertanian di Kabupaten Sigi.

Karena itu, menurut dia, perlindungan kawasan tersebut harus menjadi kepentingan bersama pemerintah, aparat, pengelola taman nasional, dan masyarakat setempat.

"Langkah tegas ini kita ambil bukan sekadar pencitraan, melainkan demi menyelamatkan lingkungan dan masa depan pertanian di Sigi. Kita ingin kawasan Danau Lindu ini dikelilingi oleh pertanian organik dan berkembang sebagai destinasi ekowisata, bukan dirusak oleh tambang ilegal," katanya.

Rizal mengatakan aktivitas pertambangan ilegal hanya memberikan keuntungan kepada segelintir pihak, sedangkan dampak kerusakan lingkungan dan sosialnya harus ditanggung masyarakat luas.

"Bikin susah semua orang. Yang merasakan hasilnya hanya satu dua orang, tapi akibat kerusakannya semua warga yang menanggung. Lebih baik yang satu dua orang penambang ilegal itu yang ditindak daripada mengorbankan masyarakat banyak," ujarnya.

Berdasarkan data Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (BBTNLL) yang dikutip Pemkab Sigi, terdapat tujuh lokasi aktivitas PETI di kawasan TNLL wilayah Kabupaten Sigi.

Beberapa lokasi yang disebutkan antara lain Kintabaru seluas 0,13 hektare, Ueloe 0,3 hektare, Sibowi 0,5 hektare, dan Kangkuro 2,5 hektare.

Aktivitas PETI juga ditemukan di bagian lain kawasan TNLL. Pada Juni 2025, BBTNLL bersama Balai Gakkum Kehutanan, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, lembaga adat, dan kelompok masyarakat melakukan patroli serta penertiban PETI di Dongi-dongi.

Dalam operasi tersebut, petugas menemukan satu ekskavator di kawasan TNLL dan lima orang yang diduga melakukan aktivitas pertambangan. Petugas juga memusnahkan pondok penambang, lubang tambang aktif, serta sejumlah perlengkapan yang ditemukan di lokasi.

BBTNLL menyatakan patroli dan penertiban tersebut merupakan bagian dari upaya perlindungan kawasan TNLL dari perambahan dan aktivitas ilegal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Uni Eropa Dekati Kanada unt...
Luar Negeri
Sedang Viral! Diaspora Indo...

Dishub Tangsel Tindak Parkir Liar yang Kian Menjamur

18 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Dishub Tangsel Tindak Parki...
Nasional
BMKG: Cuaca Panas Indonesia...

Menbud Ajak Masyarakat Rawat Persatuan Bangsa

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menbud Ajak Masyarakat Rawa...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi  Triliunan Rupiah

RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi Triliunan Rupiah

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.