Setelah 95 Tahun, Bata Ingin Bangkit di Indonesia dengan Strategi Bisnis Baru
📅 Minggu, 04 Okt 2026, 12:45 WIB | Oleh: Haryo BronoBata memiliki modal berupa sejarah panjang dan tingkat pengenalan merek yang telah terbentuk selama puluhan tahun. Namun, bagi konsumen yang lebih muda, sejarah tersebut belum tentu menjadi alasan utama untuk membeli.
Karena itu, perusahaan ingin mengubah hubungan dengan konsumen dari sekadar mengandalkan nostalgia menjadi pilihan berdasarkan relevansi produk.
“Kami tidak ingin konsumen memilih Bata hanya karena orang tua mereka pernah memakai Bata. Kami ingin mereka memilih Bata karena apa yang kami tawarkan kepada mereka hari ini,” ujar Panos.
Pendekatan tersebut membuat produk menjadi titik penting dalam strategi pemulihan. Bata perlu memastikan produk yang masuk ke pasar memiliki segmentasi dan nilai yang jelas, sekaligus mampu bersaing dengan banyaknya pilihan yang tersedia melalui toko fisik maupun platform digital.
Menatap 100 Tahun Berikutnya
Dengan kondisi keuangan yang masih menghadapi tekanan, agenda transformasi Bata di Indonesia bukan sekadar perubahan citra merek. Perusahaan perlu memperbaiki fundamental bisnis sekaligus memanfaatkan peluang di pasar alas kaki Indonesia yang masih berkembang.
Penyederhanaan organisasi dan portofolio, penguatan ritel, ekspansi kanal digital, serta kerja sama dengan mitra franchise lokal menjadi bagian dari upaya tersebut.
Tantangannya adalah menerjemahkan strategi tersebut menjadi pertumbuhan penjualan dan perbaikan profitabilitas. Pasar alas kaki Indonesia masih memiliki potensi besar, tetapi persaingan juga semakin ketat dan konsumen memiliki lebih banyak pilihan.
Setelah 95 tahun beroperasi di Indonesia, Bata kini memasuki fase yang menentukan. Sejarah panjang memberikan perusahaan modal pengenalan merek, tetapi kinerja bisnis ke depan akan sangat bergantung pada kemampuan Bata menjawab kebutuhan konsumen saat ini.
“Kami ingin kembali lebih dekat dengan konsumen, kembali relevan, dan terus berkembang bersama Indonesia,” kata Panos.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!