Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Setelah 95 Tahun, Bata Ingin Bangkit di Indonesia dengan Strategi Bisnis Baru

📅 Minggu, 04 Okt 2026, 12:45 WIB | Oleh:

Kementerian Perindustrian juga mencatat ekspor alas kaki Indonesia pada kuartal I 2025 mencapai US$1,89 miliar atau sekitar Rp30,67 triliun, tumbuh 13,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Indonesia berada di posisi keenam sebagai eksportir alas kaki dunia berdasarkan data yang disampaikan kementerian tersebut.

Kinerja industri tersebut berlanjut pada 2025. Data yang dirangkum BPIPI Kementerian Perindustrian menunjukkan nilai ekspor alas kaki Indonesia mencapai sekitar US$7,98 miliar pada 2025, naik 9,54 persen secara tahunan.

Artinya, tekanan yang dialami Bata tidak serta-merta mencerminkan kondisi seluruh industri alas kaki nasional. Pasar Indonesia tetap menawarkan peluang, tetapi persaingan untuk merebut konsumen semakin terbuka, baik dari merek lokal maupun global.

Bagi Bata, kondisi tersebut membuat pemulihan bisnis tidak cukup dilakukan dengan mengandalkan sejarah panjang merek. Perusahaan perlu menyesuaikan produk, harga, distribusi, dan pengalaman konsumen dengan perubahan pasar.

Memperkuat Ritel dan Kanal Digital

Tahun 2026 menandai 95 tahun kehadiran Bata di Indonesia. Namun, usia panjang tersebut datang bersamaan dengan kebutuhan untuk membangun kembali fondasi bisnis setelah periode restrukturisasi.

Panos mengatakan Indonesia tetap menjadi bagian penting dari strategi global perusahaan. Bata kini berfokus pada penguatan jaringan ritel, kehadiran online, serta pengembangan peluang franchise bersama mitra lokal.

“Kami sudah berada di Indonesia selama 95 tahun. Indonesia bukan pasar yang ingin kami tinggalkan. Justru sebaliknya, kami ingin membangun kembali Bata di Indonesia,” ujarnya.

Menurut dia, perusahaan perlu membangun fondasi yang lebih stabil melalui penguatan ritel dan kanal digital sekaligus membuka peluang kerja sama dengan franchise lokal.

“Kami ingin kembali menjadi nama yang identik dengan sepatu di Indonesia,” kata Panos.

Strategi franchise tersebut juga dapat menjadi salah satu cara bagi perusahaan untuk memperluas jangkauan dengan struktur investasi dan operasional yang berbeda dibandingkan pengelolaan jaringan toko secara langsung. Namun, keberhasilannya tetap akan bergantung pada kemampuan Bata menemukan format toko, produk, dan harga yang sesuai dengan permintaan pasar.

Tantangan Merebut Konsumen Muda

Selain persoalan kinerja dan jaringan distribusi, tantangan lain yang dihadapi Bata adalah perubahan preferensi konsumen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Lagi Gandrung, Semua Mau Di...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.