Sejarah Tanda Tangan: Berawal dari Segel Batu Mesopotamia hingga Era Digital
Minggu, 04 Okt 2026, 06:15 WIB | Oleh: Tim PenulisAda yang menulis nama secara lengkap. Ada yang membuat tulisan yang hampir tidak bisa dibaca. Ada pula yang hanya menggunakan beberapa goresan yang telah disepakati sebagai tanda pribadinya.
Dari pengesahan menjadi identitas
Perlahan, tanda tangan tidak hanya berfungsi sebagai pengesahan, tetapi juga menjadi bagian dari identitas seseorang.
Perubahan ini terlihat dari cara tanda tangan digunakan untuk membandingkan dokumen dan memastikan apakah sebuah dokumen benar-benar berasal dari orang tertentu.
Library of Congress menyebut tanda tangan dalam dokumen sejarah dapat membantu mengidentifikasi seseorang. Peneliti juga dapat membandingkan tanda tangan yang muncul di berbagai dokumen untuk melihat apakah semuanya berasal dari orang yang sama.
Dari sinilah tanda tangan mulai memiliki fungsi yang lebih personal.
Seseorang bisa saja memiliki tulisan tangan biasa, tetapi tanda tangannya dibuat dengan bentuk khusus agar lebih sulit ditiru.
Tidak heran jika tanda tangan tokoh terkenal kemudian menjadi benda yang menarik untuk dikoleksi.
Istilah autograph sendiri berasal dari bahasa Yunani yang berarti sesuatu yang ditulis dengan tangan sendiri. Dalam bahasa Inggris, kata tersebut kemudian berkembang menjadi istilah untuk tulisan atau tanda tangan seseorang.
Masuk ke dunia hukum modern
Seiring berkembangnya administrasi dan hukum, tanda tangan semakin erat kaitannya dengan dokumen resmi dan perjanjian.
Salah satu tonggak penting terjadi di Inggris melalui Statute of Frauds pada 1677. Aturan tersebut mensyaratkan tulisan dan tanda tangan untuk sejumlah jenis perjanjian tertentu, termasuk dalam situasi yang berkaitan dengan kewajiban atau transaksi tertentu.
Sejak saat itu, tanda tangan semakin kuat posisinya sebagai bagian dari proses hukum dan administrasi.
Fungsinya pun semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Kontrak kerja, surat perjanjian, transaksi, dokumen pemerintahan, hingga berbagai urusan perbankan menggunakan tanda tangan sebagai salah satu bentuk pengesahan.
Dari tinta menuju tanda tangan digital
Perjalanan tanda tangan ternyata belum berhenti ketika kertas mulai berkurang.
Masuknya komputer dan internet membuat manusia kembali mengubah cara membubuhkan tanda tangan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!