Sejarah Tanda Tangan: Berawal dari Segel Batu Mesopotamia hingga Era Digital
Minggu, 04 Okt 2026, 06:15 WIB | Oleh: Tim PenulisKini, tanda tangan dapat dibuat secara elektronik dan digunakan dalam berbagai dokumen digital. Dalam sistem hukum modern, tanda tangan elektronik bahkan dapat memiliki konsekuensi hukum tertentu, bergantung pada aturan yang berlaku di masing-masing negara.
Menariknya, prinsip dasarnya masih sama.
Dari segel batu di Mesopotamia, segel lilin di Eropa abad pertengahan, coretan tinta di atas kertas, hingga tanda tangan elektronik, semuanya berangkat dari kebutuhan yang kurang lebih sama: memberikan tanda bahwa seseorang hadir, menyetujui, memiliki, atau bertanggung jawab terhadap sesuatu.
Jadi, ketika seseorang membuat tanda tangan di atas selembar dokumen hari ini, sebenarnya ia sedang melakukan kebiasaan yang akarnya telah terbentang sangat panjang.
Bedanya, nenek moyang dulu mungkin membawa segel batu atau lilin.
Zaman sekarang seseorang cukup membawa pulpen.
Dan sekarang, bahkan pulpen pun kadang sudah tidak diperlukan lagi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!