Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sel yang Kehilangan Kromosom Y Menjadi Petunjuk Terjadinya Kanker

📅 Kamis, 01 Okt 2026, 07:27 WIB | Oleh:

Lebih dari 4,3 Juta Inti Sel Diperiksa

Peneliti mengumpulkan 2.917 sampel jaringan yang berasal dari 405 pria dan mencakup 11 organ utama. Setelah melalui pemeriksaan kualitas, 1.000 sampel dapat digunakan dalam analisis akhir. Dengan teknik FISH, lebih dari 4,3 juta inti sel dapat diperiksa untuk melihat keberadaan kromosom X dan Y.

Para peneliti kemudian membuat suatu skor berdasarkan rasio sinyal kromosom tersebut. Skor ini digunakan untuk menggambarkan tingkat kehilangan kromosom Y dalam sebuah sampel jaringan.

Penting untuk memahami bahwa skor tersebut menggambarkan kondisi jaringan secara keseluruhan. Sampel jaringan dapat berisi berbagai jenis sel, seperti sel epitel, sel kekebalan tubuh, dan sel stroma. Karena itu, skor rendah tidak berarti setiap sel dalam sampel telah kehilangan kromosom Y.

Para peneliti juga membandingkan pendekatan tersebut dengan aktivitas gen yang berasal dari kromosom Y pada 25 sampel kanker prostat yang telah menyebar atau metastatik.

Ada Pola Antara Tumor dan Jaringan di Sekitarnya

Hasil analisis menunjukkan adanya pola yang disebut para peneliti sebagai suatu gradien. Jaringan normal dari pria tanpa kanker mempertahankan sinyal kromosom Y paling kuat. Sinyal tersebut kemudian menurun pada jaringan yang secara mikroskopis terlihat normal tetapi berada tepat di sebelah tumor. Pada tumor itu sendiri, kehilangan kromosom Y menjadi lebih tinggi lagi.

Pola ini ditemukan pada beberapa jenis kanker, meskipun besarnya kehilangan berbeda-beda. Tumor kolorektal dalam penelitian tersebut menunjukkan tingkat kehilangan kromosom Y paling tinggi.

Temuan tersebut menjadi penting karena jaringan yang berada di sekitar tumor selama ini dapat terlihat tidak berbeda dari jaringan sehat ketika diperiksa menggunakan mikroskop. Dengan kata lain, perubahan molekuler dapat muncul sebelum perubahan bentuk sel yang jelas terlihat secara histologis.

“Sebagian besar sel di sekitar tumor terlihat sepenuhnya normal di bawah mikroskop. Namun, melalui pemeriksaan FISH, sel-sel tersebut sudah mulai menunjukkan bukti kehilangan kromosom Y,” terang Theodorescu.

Apakah Otomatis Menyebabkan Kanker?

Pertanyaan paling penting yang muncul dari kajian tersebut adalah hubungan sebab-akibat. Ada setidaknya dua kemungkinan. Pertama, kehilangan kromosom Y mungkin menjadi salah satu perubahan yang membuat sel lebih mudah mengalami transformasi menuju kondisi kanker. Jika kehilangan tersebut mengubah fungsi sel atau responnya terhadap lingkungan jaringan, sel mungkin memperoleh karakteristik yang mendukung pertumbuhan abnormal.

Kemungkinan kedua justru sebaliknya. Proses biologis yang berlangsung di sekitar tumor mungkin menciptakan lingkungan yang memungkinkan sel yang sudah kehilangan kromosom Y bertahan atau berkembang lebih baik. Dengan desain riset yang membandingkan sampel jaringan pada satu titik waktu, kedua kemungkinan tersebut belum dapat dibedakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

29 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

37 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

37 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.