Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

CFD Gunungkidul Pindah Lokasi, Pemkab Buka Titik Baru untuk Warga

📅 Minggu, 27 Sep 2026, 14:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
CFD Gunungkidul Pindah Lokasi, Pemkab Buka Titik Baru untuk Warga Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Gunungkidul
Ket. Pembukaan lokasi baru Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan Brigjen Katamso-Jalan KH Agus Salim, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul, DIY, Minggu (27/9/2026).

YOGYAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi membuka lokasi baru Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) setelah dipindahkan dari kawasan Alun-Alun Wonosari.

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, di Gunungkidul, Minggu (27/9), mengatakan lokasi baru CFD berada di Jalan Brigjen Katamso-Jalan KH Agus Salim, Kapanewon Wonosari yang sebelumnya digelar di kawasan Jalan Masjid dan Alun-Alun Wonosari.

"Pemindahan lokasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan ruang publik yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat," katanya.

Menurut dia, pemindahan tersebut juga berdasarkan regulasi yang sah melalui penetapan Peraturan Bupati Gunungkidul Nomor 19 Tahun 2026 tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Nomor 9 Tahun 2022 mengenai Penyelenggaraan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB).

"Hari ini kita melihat partisipasi yang luar biasa di lokasi baru ini," ujarnya.

Selain menjadi ruang berolahraga, ia menilai CFD juga menjadi ruang sosial yang dapat mewadahi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berjualan sesuai dengan regulasi yang ada sehingga dapat menggerakkan ekonomi setempat.

"Mari kita beri ruang bagi produk lokal untuk tumbuh. Mari kita dukung UMKM, petani, dan pelaku kuliner kita. Ketika ekonomi masyarakat bergerak, kekuatan ekonomi daerah juga ikut tumbuh," katanya.

Ia menyebut upaya peningkatan ekonomi melalui pembangunan CFD sejalan dengan prioritas pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 serta pesan dari Presiden Indonesia pertama, Soekarno tentang patriotisme ekonomi.

"HBKB terus kita evaluasi dan kembangkan sesuai dinamika kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Ia berharap para wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul dapat singgah di lokasi CFD yang baru untuk menikmati kuliner lokal dan membeli produk UMKM sebagai bekal melanjutkan perjalanan pulang atau menuju objek wisata.

"HBKB diharapkan memberikan manfaat ganda bagi kesehatan masyarakat sekaligus keberlangsungan pariwisata daerah," katanya.

Salah seorang pedagang CFD, Eni Sudaryana menilai lokasi baru CFD tersebut cukup representatif dan lebih luas dibandingkan dengan lokasi sebelumnya.

"Lebih luas, UMKM juga tidak berdempet-dempetan," katanya.

Selain itu, Eni juga merasakan peningkatan jumlah pengunjung CFD secara keseluruhan yang otomatis akan mempengaruhi pendapatan para pelaku UMKM.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Luar Negeri
Burkina Faso-Indonesia Teke...
Luar Negeri
Angka Pengangguran Makin Me...
Advertisement
Kerugian Sangat Besar , Peluang Medali Emas dari Juara Olimpiane Musnah karena Rizki Juniansyah Dilarang Bertanding

Kerugian Sangat Besar , Peluang Medali Emas dari Juara Olimpiane Musnah karena Rizki Juniansyah Dilarang Bertanding

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.