Jalur Sepeda Jakarta Dipertahankan, DPRD Minta Pembenahan Lebih Serius
📅 Jumat, 25 Sep 2026, 17:20 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Pemprov DKI Jakarta memilih mempertahankan keberadaan jalur sepeda sebagai bagian dari infrastruktur transportasi di Ibu Kota. Kebijakan tersebut dinilai perlu diikuti pembenahan yang serius agar jalur sepeda tidak hanya menjadi fasilitas pelengkap, tetapi benar-benar dapat digunakan masyarakat secara aman dan nyaman.
Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Wahyu Dewanto mengatakan, keberadaan jalur sepeda harus didukung perencanaan yang matang, pengawasan di lapangan, serta penegakan aturan yang konsisten. Menurutnya, seluruh aspek tersebut penting untuk memastikan fungsi jalur sepeda berjalan sesuai tujuan awal pembangunannya.
Wahyu juga meminta Pemprov DKI memperhatikan masukan dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) mengenai penguatan fungsi jalur sepeda. Masukan tersebut dinilai dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki fasilitas dan sistem pendukung pesepeda di Jakarta.
"Semua masukan MTI bagus dan memang seharusnya diterapkan," ujar Wahyu, beberapa waktu lalu.
Menurut Wahyu, pembenahan jalur sepeda tidak selalu membutuhkan anggaran dalam jumlah besar. Hal yang lebih penting adalah memastikan setiap intervensi dilakukan berdasarkan perencanaan yang matang dan dilanjutkan dengan pengawasan secara konsisten di lapangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Anggarannya untuk penyempurnaan sepertinya tidak terlalu besar," kata dia.
Selain melakukan pembenahan infrastruktur, Wahyu mendorong Pemprov DKI memberikan apresiasi kepada pengelola gedung yang telah menyediakan fasilitas bagi pesepeda. Langkah tersebut dinilai dapat mendorong semakin banyak gedung, kawasan perkantoran, dan fasilitas publik menyediakan sarana pendukung bagi masyarakat yang menggunakan sepeda.
Wahyu juga berharap komunitas dan organisasi pesepeda ikut memperkuat ekosistem bersepeda di Jakarta. Menurutnya, keberadaan jalur sepeda tidak dapat berdiri sendiri karena perlu terhubung dengan fasilitas pendukung serta sistem transportasi umum.
Sebaiknya Anda baca juga:
Konektivitas menjadi salah satu aspek penting agar jalur sepeda dapat berfungsi sebagai bagian dari sistem transportasi perkotaan. Dengan jaringan yang terhubung, masyarakat dapat menggunakan sepeda untuk mendukung perjalanan harian dan melanjutkannya dengan moda transportasi umum.
Wahyu menegaskan, jalur sepeda perlu dipertahankan karena telah menjadi bagian dari wajah transportasi Jakarta. Fasilitas tersebut juga sudah dikenal sebagai salah satu bagian dari infrastruktur transportasi perkotaan di Ibu Kota.
Karena itu, Dinas Perhubungan DKI Jakarta diminta tidak hanya melakukan perubahan atau pengaturan terhadap jalur sepeda. Pembenahan juga perlu menyentuh aspek keselamatan, konektivitas, kenyamanan, serta pengawasan agar fasilitas tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi pengguna.
"Perlu kematangan perencanaan dan komitmen pengawasan di lapangan," tandas dia.
Menurut Wahyu, penghapusan jalur sepeda justru berpotensi membuat Jakarta harus membangun kembali ekosistem yang sudah dirintis selama ini. Proses tersebut dinilai tidak mudah karena membutuhkan pembangunan infrastruktur sekaligus kembali mendorong masyarakat untuk menggunakan sepeda sebagai bagian dari mobilitas perkotaan.
"Kalau ditiadakan, memulainya lagi tentu tidak mudah," pungkas dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!