Misi Pegase 2026: Jet tempur TNI dan AU Prancis Simulasi Pengisian Bahan Bakar di Udara
📅 Rabu, 23 Sep 2026, 10:40 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA – Pesawat tempur Rafale dari TNI AU dan French Air and Space Force atau Angkatan Udara (AU) Prancis menjalankan latihan air to air refueling atau pengisian bahan bakar di udara dalam ajang latihan bersama Misi Pegase 2026 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (23/9).
Dalam pantauan ANTARA di Terminal Selatan Lanud Halim Perdanakusuma, terlihat tiga pesawat tempur milik TNI AU dan AU Prancis sudah lepas landas dari lanud tersebut.
Selang beberapa lama setelah lepas landas, enam pesawat tempur membentuk formasi mengawal sebuah pesawat milik AU Prancis, yakni Airbus A330 MRTT yang merupakan pesawat multiperan dengan kemampuan menampung bahan bakar hingga 110 ton.
Dari enam pesawat tempur yang berbaris di belakang pesawat Airbus itu, dua pesawat tempur mendekat ke arah tempat pengisian bahan bakar atau Nozzle yang berada di sisi kanan dan kiri.
Enam pesawat tempur dan satu pesawat Airbus itu terlihat terbang dengan formasi yang sama sebanyak dua kali melintas di atas langit Lanud Halim Perdanakusuma.
Hingga saat ini, latihan manuver pesawat TNI AU dan AU Prancis dalam Misi Pegase di Lanud Halim Perdanakusuma masih terus berlangsung.
Untuk diketahui, AU Prancis memboyong jet tempur Rafale dan pesawat angkut Airbus A400M ke Jakarta dalam rangka menjalankan persinggahan Misi Pegase 2026 di Indonesia.
Empat jet Rafale dan dua Airbus A400M, bersama tiga pesawat tanker Airbus A330 MRTT, tampak terparkir di apron Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (22/9).
"Kami membawa sembilan pesawat dari tiga tipe, yang kami sebut sebagai kombinasi pemenang atau kombinasi ajaib," kata Komandan Misi Pegase 2026 Mayor Jenderal Julien Sabene kepada wartawan.
Sabene menjelaskan persinggahan Misi Pegase 2026 di Indonesia berlangsung pada 20-25 September 2026. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Rafale dan A400M milik AU Prancis dan TNI AU akan melakukan latihan bersama untuk pertama kalinya.
Indonesia baru kedatangan tiga unit pertama Rafale pada Januari 2026, sedangkan satu unit Airbus A400M tiba pada November 2025 dan unit kedua pada Maret 2026.
"Kami telah memiliki A400M dan Rafale lebih lama dari Anda, tetapi kami bersedia untuk saling berbagi praktik terbaik sehingga kita bisa belajar satu sama lain," ucap Sabane.
Wakil komandan Komando Operasi dan Pertahanan Udara Prancis tersebut menjelaskan Misi Pegase 2026 bermula dari 8 September hingga 15 Oktober, dengan total penerbangan sekitar 80 jam penerbangan dan 40.000 km perjalanan.
Sebelum tiba di Jakarta, Misi Pegase 2026, yang terdiri sekitar 270 aviator, menempuh penerbangan selama sembilan jam dari Jepang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!