Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kuba Dilanda Pemadaman Listrik Besar Ketujuh, Krisis Makin Parah

📅 Minggu, 20 Sep 2026, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Krisis ekonomi juga melanda negara kepulauan di Karibia tersebut. Sebanyak 66 persen penduduk Kuba hidup dalam kemiskinan, berdasarkan penelitian independen yang dirilis pekan ini.

Angka tersebut meningkat dibandingkan 45 persen pada pertengahan 2025. Penelitian Christian Center for Reflection and Dialogue (CCRD) menunjukkan kenaikan harga pangan menjadi salah satu faktor utama melonjaknya angka kemiskinan.

"Ini memberikan gambaran indikatif bahwa masalahnya semakin memburuk," kata koordinator penelitian Mayra Espina kepada AFP.

Sementara itu, seorang pensiunan lainnya, Zunilda Garcia, menghadapi pemadaman terbaru dengan tenang dan memilih keluar rumah untuk mengisi daya lampu kecil menggunakan energi surya.

"Kita harus menunggu dan tetap tenang," kata Garcia, 60 tahun. "Kita tidak boleh kehilangan harapan."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Olahraga
Alexander Zverev jadi Peten...
Advertisement
KPK OTT ke-22 Tahun 2026 di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan

KPK OTT ke-22 Tahun 2026 di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.