Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karawo Gorontalo, Kain Ikat Tradisional yang Dibuat Sepenuhnya dengan Tangan.

📅 Selasa, 15 Sep 2026, 12:26 WIB | Oleh:

"Tidak pakai poliester. Ini tetap katun," ujarnya.

Erawati sebenarnya bisa menggunakan sutra, tetapi harganya akan membuat karawo semakin sulit dijangkau.

Satu kain karawo dijual sekitar Rp600.000 hingga Rp1 juta, tergantung ukuran, panjang kain, dan kerumitan motif. Jika dijadikan pakaian, harganya bertambah karena biaya jahit.

Menurut Erawati, karawo tidak seharusnya hanya bisa dimiliki kalangan tertentu. Ia ingin karawo tetap digunakan masyarakat Gorontalo.

Menjaga identitas budaya

Motif menjadi bagian penting dalam karawo. Erawati tidak ingin karawo kehilangan ciri Gorontalo hanya karena mengikuti perkembangan mode. Bentuk dan susunan motif dapat berkembang, tetapi karakter dasarnya tetap harus dikenali, katanya.

Bunga menjadi salah satu motif yang digunakan. Selain itu, ia membuat motif burung dan pola geometris sesuai gagasan perajin.

Setiap perajin dapat menghasilkan bentuk yang berbeda karena karawo dikerjakan secara manual.

"Pada karawo ikat itu ada rasanya para perajin dalam setiap tusukan dan irisannya karena dibuat manual," katanya.

Karawo ikat memiliki sejarah panjang dalam masyarakat Gorontalo. Dahulu benangnya bahkan ditenun sendiri dan kerajinan ini banyak digunakan oleh kalangan kerajaan dan bangsawan. Kini, karawo digunakan untuk pakaian dan berbagai produk lainnya.

Dari Gorontalo ke Jepang

Pada 2023, Erawati mendapat kesempatan membawa karawo ikat ke Jepang melalui sebuah pameran. Di sana, ia melihat masyarakat menghargai produk yang dibuat dengan tangan.

Pihak yang mengundangnya juga menguji kemungkinan membuat karawo ikat dengan mesin. Namun, percobaan itu tidak berhasil. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Bikin Bangga! Pemuda Indonesia Juarai Kompetisi Video UNESCO di Italia

Bikin Bangga! Pemuda Indonesia Juarai Kompetisi Video UNESCO di Italia

15 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.