Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapal Virgo Terbalik di Laut Jawa, 6 Orang Tewas, 129 Belum Ditemukan

📅 Senin, 14 Sep 2026, 10:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kapal Virgo Terbalik di Laut Jawa, 6 Orang Tewas, 129 Belum Ditemukan Doc: Antara
Ket. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Kepala Basarnas Mohammad Syafii dalam konferensi pers terkait pencarian korban kapal Virgo Transport 8 di Posko Pelabihan trisakti, Banjarmasin, Kalsel, Minggu

JAKARTA - Tim SAR masih mencari 129 orang yang hilang setelah kapal Virgo Transport 8 terbalik di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9).

Operasi pencarian dilakukan dengan menggunakan pesawat terbang dan kapal perang TNI AL, penyelam dikerahkan untuk menemukan korban selamat, kata pejabat penyelamat tertinggi negara itu.

Kapal Virgo Transport 8, yang membawa 213 penumpang dan 30 awak kapal, kehilangan kontak dengan perusahaan pelayarannya pada Minggu pagi setelah berangkat dari Surabaya, Jawa Timur.

Kepala Badan Pencarian dan Penyelamatan Nasional (Basarnas) Mohammad Syafii mengatakan, Senin  (14/9), enam orang telah dipastikan tewas dan 129 lainnya hilang.

Setidaknya 108 orang telah diselamatkan pada hari sebelumnya.

Lima pesawat dan 17 kapal, termasuk kapal perang angkatan laut, dikerahkan untuk membantu pencarian, yang akan difokuskan di area sekitar kapal yang terbalik, tambahnya.

"Kami akan memaksimalkan operasi pencarian di enam sektor yang telah kami bagi dengan memprioritaskan pencarian korban yang mengambang," kata Syafii.

"Semoga kita dapat menemukan para korban dalam kondisi selamat."

Dia mengatakan, penyelam dan drone bawah air akan dikerahkan untuk mencari korban di dalam dan sekitar bangkai kapal yang telah ditemukan oleh tim penyelamat.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan dalam konferensi pers, Senin, kapal tersebut tidak kelebihan muatan dan mengangkut penumpang di bawah kapasitas maksimumnya yaitu 500 orang.

Kecelakaan laut merupakan kejadian yang sering terjadi di Indonesia. Standar keselamatan yang longgar dan cuaca yang tidak dapat diprediksi adalah alasan utama terjadinya bencana.

Pekan lalu, sebuah perahu cepat yang membawa delapan orang, termasuk lima jurnalis hilang di perairan dekat Gunung Anak Krakatau yang sedang erupsi. Pencarian masih berlangsung hingga saat ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Promosi Judi Online Makin M...
Megapolitan
DPRD DKI Dorong Perluasan P...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.