Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPR Warning BGN! Marketplace MBG Jangan Ciptakan Monopoli Baru, UMKM Daerah Harus Masuk

📅 Senin, 14 Sep 2026, 21:22 WIB | Oleh: Tim Redaksi
DPR Warning BGN! Marketplace MBG Jangan Ciptakan Monopoli Baru, UMKM Daerah Harus Masuk Doc: dpr.go.id
Ket. Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani menekankan agar platform digital tersebut mampu meningkatkan transparansi pengadaan sekaligus membuka akses yang adil bagi pelaku usaha lokal

JAKARTA — Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani mengapresiasi langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang tengah menyiapkan marketplace khusus untuk pengadaan bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, ia menekankan agar platform digital tersebut mampu meningkatkan transparansi pengadaan sekaligus membuka akses yang adil bagi pelaku usaha lokal.

“Marketplace MBG patut diapresiasi sebagai upaya memperbaiki tata kelola pengadaan. Namun, sistem ini harus benar-benar mampu memutus mata rantai permainan harga, bukan justru menciptakan monopoli baru,” ujar Netty di Jakarta, Senin (14/9).

Politisi Fraksi PKS itu menilai keterbukaan dan objektivitas dalam mekanisme verified seller atau pemasok terverifikasi perlu menjadi perhatian. Menurutnya, kriteria pemilihan pemasok harus disusun secara proporsional agar tidak hanya menguntungkan pelaku usaha berskala besar, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku usaha di daerah.

“Petani, peternak, nelayan, koperasi, BUMDes, dan UMKM lokal harus mendapatkan akses yang adil. Jangan sampai mereka hanya menjadi penonton dalam rantai pasok MBG yang nilainya sangat besar,” tegas Netty.

Selain transparansi harga dan pemerataan pemasok, legislator dari daerah pemilihan Jawa Barat VIII tersebut mengingatkan pentingnya menjamin kualitas dan keamanan pangan dalam seluruh rantai pasok. Ia mendorong agar marketplace juga dilengkapi sistem penelusuran atau traceability terhadap asal bahan pangan, rekam jejak pemasok, serta pemenuhan standar kualitas.

“Pengawasan tidak boleh berhenti pada harga. Sistem idealnya juga mampu menelusuri (traceability) asal bahan pangan, rekam jejak pemasok, dan standar kualitasnya. Kita harus memastikan pengawasan dimulai sejak dari hulu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Netty meminta BGN memperhatikan karakteristik rantai pasok dan dinamika harga yang berbeda di setiap wilayah. Menurutnya, kebijakan pengadaan tidak dapat sepenuhnya diseragamkan karena terdapat perbedaan harga bahan pangan maupun biaya logistik antarwilayah.

“Harga bahan pangan dan biaya logistik antarwilayah berbeda-beda. Karena itu, marketplace harus berbasis pada kondisi pasar daerah setempat,” tambahnya.

Netty berharap marketplace MBG dapat menjadi instrumen untuk memperkuat tata kelola pengadaan pangan yang transparan, aman, dan inklusif, sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat di daerah.

“Keberhasilan marketplace MBG bukan hanya ketika sistemnya berhasil diluncurkan, tetapi ketika harga lebih transparan, bahan pangan lebih aman, ruang penyimpangan semakin sempit, dan ekonomi masyarakat lokal ikut bergerak,” pungkasnya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Luar Negeri
Kanada Cari Celah Pererat H...
Luar Negeri
Oman Tunda Pertemuan Darura...
Luar Negeri
Mau Buka Selat Hormuz, Iran...
Advertisement
Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.