114 Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan, 129 Masih Dicari Basarnas
📅 Senin, 14 Sep 2026, 13:30 WIB | Oleh: Tim PenulisBanjarmasin - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), terus menyiagakan fasilitas dan personel untuk menangani korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin hingga hari kedua, termasuk memenuhi kebutuhan keluarga korban yang menunggu proses evakuasi.
Data sementara hingga Senin (14/9), sebanyak 114 orang telah ditemukan dalam operasi pencarian dan pertolongan, terdiri atas 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. Angka tersebut masih dapat berubah seiring perkembangan operasi dan proses verifikasi di lapangan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin Husni Thamrin di Banjarmasin, Senin, mengatakan pihaknya menyiagakan personel dan perlengkapan untuk mendukung penanganan korban yang tiba di darat.
“Pemkot Banjarmasin memastikan korban yang tiba langsung mendapatkan penanganan. Seluruh unsur di darat kami siapkan untuk mendukung proses evakuasi dan kebutuhan korban,” ujarnya.
BPBD Kota Banjarmasin mengerahkan 12 personel dan tiga unit mobil, serta menyiapkan satu tenda, 20 velbed, 20 kasur lipat, tujuh kursi, dan satu tandu basket.
Menurut Husni, seluruh perlengkapan tersebut disiapkan sebagai dukungan awal apabila diperlukan untuk proses penanganan maupun penampungan korban.
BPBD Kota Banjarmasin juga bergabung dalam posko gabungan bersama Basarnas, TNI, dan Polri untuk memperkuat koordinasi penanganan di darat serta menyesuaikan dukungan berdasarkan perkembangan dan arahan di lapangan.
Selain korban, Pemkot Banjarmasin turut memperhatikan kebutuhan keluarga korban yang berada di lokasi. Pada hari pertama, BPBD menyiapkan 15 dus air mineral dan 300 roti untuk keluarga korban yang menunggu perkembangan proses evakuasi dan penanganan.
Di sektor kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin menyiagakan personel, ambulans, obat-obatan, dan peralatan medis.
Dari korban yang telah tiba dan mendapatkan penanganan, sebanyak 15 orang dirujuk ke rumah sakit untuk memperoleh pelayanan medis lebih lanjut, yakni enam orang ke RSUD Ulin, tujuh orang ke RS TPT, dan dua orang ke RSUD Sultan Suriansyah.
Rumah sakit rujukan terus dikoordinasikan untuk memastikan korban yang membutuhkan penanganan lanjutan segera memperoleh pelayanan sesuai dengan kondisi masing-masing.
Sementara itu, proses identifikasi korban melalui Disaster Victim Identification (DVI) diarahkan ke RS Bhayangkara dengan melibatkan koordinasi bersama unsur terkait.
Dinas Sosial Kota Banjarmasin juga menyiapkan Asrama BTIKP di Jalan Perdagangan sebagai tempat penampungan dengan berkoordinasi bersama Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan.
Husni menegaskan dukungan Pemkot Banjarmasin akan terus disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!