Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.
📅 Minggu, 13 Sep 2026, 02:19 WIB | Oleh: Yebdi Trismar“Jadi ada 10 orang siswa yang terpilih melalui audisi dan tinggal di tempat Mas Nasirun, kemudian belajar bersama Nasirun, tinggal bersama Nasirun dan juga melahirkan karya-karya,” ujar Fadli.
Menbud menilai pengalaman tersebut dapat menjadi inspirasi bagi para perupa muda untuk mengembangkan karya dengan kedalaman yang mereka miliki.
Pameran “Bersimpuh di Kaki Para Guru” juga memperlihatkan sisi lain dari perjalanan artistik Nasirun, yakni penghormatannya terhadap para guru.
Pameran mempertemukan karya Nasirun dengan karya sejumlah seniman yang disebut sebagai gurunya, termasuk Abas Alibasyah, Affandi, Ahmad Sadali, Amang Rachman Jubair, Amri Yahya, Bagong Kussudiardja, Djoko Pekik, Edhi Soenarso, Fadjar Sidik, Harijadi Sumadidjaja, Hendra Gunawan, Jeihan Sukmantoro, Kusnadi, Oesman Effendi, S. Sudjojono, Widayat, dan Zaini.
Fadli mengatakan dirinya mengenal Nasirun sejak belasan tahun lalu dan mengetahui bagaimana Nasirun selalu menghormati para gurunya. Bahkan, Nasirun membuat museum di seberang rumahnya yang berisi karya-karya para guru tersebut.
“Dan beliau membuat juga museum yang isinya adalah karya-karya para gurunya di seberang rumahnya,” kata Fadli.
Ia mengatakan pameran tersebut menunjukkan bagaimana Nasirun mengolah tradisi, budaya, spiritualitas, realitas kehidupan sehari-hari, dan modernitas ke dalam karya melalui berbagai medium, baik dua dimensi maupun tiga dimensi.
Bagi Fadli, praktik tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa perkembangan seni rupa Indonesia tidak terlepas dari proses belajar, menafsirkan, dan meneruskan pengetahuan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Adapun pameran “Nasirun (1965–2026): Bersimpuh di Kaki Para Guru” berlangsung pada 13 September hingga 11 Oktober 2026.
Menbud juga mengumumkan pameran tersebut menjadi pameran terakhir sebelum Galeri Nasional Indonesia direvitalisasi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!