Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bos Anthropic Serukan Perlambatan AI, Sam Altman dan Elon Musk Setuju

📅 Minggu, 13 Sep 2026, 13:50 WIB | Oleh: Tim Penulis

Pra-pelatihan adalah tahap di mana model AI menyerap sejumlah besar data.

"Kedua perusahaan tersebut tidak bertindak secara bertanggung jawab. Mereka berlomba-lomba menuju peningkatan kecerdasan buatan yang luar biasa dan mempertaruhkan hidup kita," kata Coxon pada hari Selasa.

"Orang-orang yang mengembangkan AI sangat yakin bahwa AI dapat membunuh kita semua pada akhir dekade ini," katanya dalam sebuah unggahan di X.

Superintelijen adalah titik teoretis ketika kemampuan AI melampaui kecerdasan manusia.

Menguasai Seluruh Internet

Amodei memperingatkan bahwa insiden "Hugging Face" tidak boleh dianggap sebagai kejadian yang terisolasi.

"Sekelompok agen pada dasarnya bertindak sebagai kelompok yang sangat fanatik, melakukan serangan siber terhadap target yang tidak diminta untuk mereka serang dan yang tidak terkait dengan tugas yang sedang dikerjakan," jelasnya.

"Mengingat percepatan laju pengembangan kemampuan AI, saya khawatir dalam 6-12 bulan ke depan, sekumpulan AI semacam itu dapat mengambil alih seluruh internet," yang berpotensi menimbulkan kerugian ratusan miliar dolar, tambahnya.

CEO Anthropic mengatakan perusahaannya akan memberikan "akses layaknya karyawan" kepada tim "penilai pihak ketiga" yang akan memverifikasi kepatuhan terhadap praktik keselamatan -- dan dia menyerukan kepada semua perusahaan untuk mengikuti jejaknya.

Altman mengatakan dia akan berkomitmen pada pengawasan eksternal serupa, dan  "memberikan informasi lebih lanjut segera."

Amodei juga menyarankan agar perusahaan-perusahaan bekerja sama untuk menetapkan standar keselamatan bersama, dan mengatakan mendukung beberapa bentuk kerja sama pemerintah dalam masalah ini.

Pada awal Agustus, pemerintah AS memberlakukan proses peninjauan keamanan sukarela untuk model AI canggih sebelum dirilis, tetapi parameter program tersebut masih belum jelas.

Para pengamat industri mengatakan tidak yakin seberapa efektif langkah tersebut, karena pemerintahan Presiden Donald Trump sejauh ini lebih menyukai pendekatan deregulasi yang ringan untuk sebagian besar industri, termasuk teknologi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
Kapal Tanker Pertamina Bant...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.