UNICEF: Jumlah Korban Tewas Akibat Kebakaran Sekolah di RD Kongo Bertambah Menjadi 26 Orang
📅 Sabtu, 12 Sep 2026, 09:00 WIB | Oleh: Tim PenulisBencana itu memicu gelombang duka di RD Kongo, sebuah wilayah yang dilanda konflik selama lebih dari tiga dekade dengan berbagai kelompok bersenjata yang memperebutkan wilayahnya.
Kementerian pendidikan menyatakan "kesedihan mendalam" dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis, seraya mencatat bahwa tragedi tersebut "terjadi setelah serangkaian kebakaran yang sangat mengkhawatirkan di Bukavu".
Pada bulan Oktober, kebakaran di kota itu menewaskan 14 orang, sebagian besar anak-anak.
Kebakaran sering terjadi di kota-kota Kongo, yang sebagian besar kekurangan peralatan pemadam kebakaran, dan sering disebabkan oleh kurangnya jarak antar bangunan dan sambungan ilegal ke jaringan listrik, kata para spesialis.
Pekan lalu, kebakaran di sebuah pesta pernikahan di ibu kota Kinshasa menewaskan 12 orang.
Laporan kementerian pendidikan dan seorang pejabat setempat mengatakan kebakaran pada hari Kamis menghancurkan ratusan rumah.
Peraih Nobel Perdamaian asal Kongo, Denis Mukwege, menyerukan "langkah-langkah mendesak" untuk "memberikan bantuan kemanusiaan" kepada mereka yang terkena dampak.
"Tragedi sebesar ini, yang telah menghancurkan mimpi dan masa depan begitu banyak anak, tidak boleh hanya menjadi berita biasa," tulisnya di X.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!