Penyanyi Tenor Asal Italia Andrea Bocelli Siap Guncang Indonesia, Lagu-Lagu Ikonik “Romanza” Bakal Dibawakan
📅 Sabtu, 12 Sep 2026, 17:36 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoJAKARTA - Penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli, akan membawakan karya-karya opera klasik dan lagu-lagu dalam album "Romanza" yang dirilis tahun 1997 dalam pertunjukannya di Indonesia.
Bocelli dijadwalkan tampil dalam konser di kompleks Candi Borobudur, Jawa Tengah, pada 31 Oktober dan JIExpo Kemayoran Jakarta pada 3 November 2026 dalam rangkaian "Romanza 30th Anniversary Tour."
Dalam konferensi pers yang diikuti via daring dari Jakarta, Sabtu, Bocelli mengatakan bahwa dia bahagia bisa membawakan kembali lagu-lagu dalam album "Romanza."
"Ini adalah album yang telah terjual puluhan juta kopi. Orang-orang sangat mencintainya, dan saya sangat bahagia bisa menyuguhkannya kembali kepada mereka," katanya.
Bocelli akan menampilkan lagu-lagu dalam album itu pada paruh kedua konser, setelah menampilkan karya-karya opera klasik pada awal pertunjukan.
"Kemungkinan suara saya tidak akan persis sama dengan 30 tahun yang lalu. Tetapi perasaan saat saya menyanyikan lagu-lagu ini, serta kenangan-kenangan yang terbawa bersama lagu-lagu tersebut, semuanya tetap sama," kata Bocelli.
Album "Romanza" termasuk karya penting dalam perjalanan karier Bocelli. Album yang telah terjual hingga 20 juta kopi di seluruh dunia itu mencakup lagu "Con te partirò", "Vivere", "Caruso", dan "Time to Say Goodbye."
Bocelli menyebut "Con te partirò", yang dibawakan dalam versi duet berjudul "Time to Say Goodbye" bersama Sarah Brightman, sebagai lagu paling bermakna dari album tersebut.
Ia mengatakan bahwa lagu itu bisa bertahan melampaui zaman dan tetap memiliki tempat di hati para pendengarnya.
Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang disambangi oleh Bocelli dalam rangkaian "Romanza 30th Anniversary Tour."
Pendiri Shoemaker Studios Prajna Murdaya menyampaikan bahwa konser "Romanza 30th Anniversary" di kompleks Candi Borobudur dan JIExpo akan digelar dengan konsep dan suasana yang berbeda.
Menurut dia, konser di kompleks Candi Borobudur akan menyajikan paduan pertunjukan musik dengan warisan budaya Indonesia.
Sedangkan konser di JIExpo Jakarta dirancang sebagai pertunjukan dengan skala dan kualitas produksi berstandar internasional.
"Kami sengaja memilih Borobudur dan Jakarta karena kami tidak ingin menghadirkan konser yang sama dua kali," kata Prajna.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!