Pemprov DKI Kaji Usulan Seluruh Pelajar Jakarta Dapat Kartu Layanan Gratis Transportasi
📅 Jumat, 11 Sep 2026, 14:35 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Seluruh pelajar di Jakarta berpeluang mendapatkan Kartu Layanan Gratis (KLG) untuk menggunakan transportasi umum tanpa biaya. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan usulan tersebut masih didalami Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelum diputuskan.
Pramono menjelaskan, pemberian layanan gratis kepada seluruh pelajar membutuhkan pengaturan lebih lanjut melalui peraturan gubernur (Pergub). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengkaji mekanisme tersebut agar pelaksanaannya dapat diatur secara jelas.
“Mengenai pelajar, nanti kami dalami dan kami segera putuskan. Tetapi memang detailnya perlu kita atur lebih lanjut di dalam Pergub untuk itu,” ujar Pramono saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Menurut Pramono, pelajar sebenarnya sudah masuk dalam 15 kelompok masyarakat yang mendapatkan layanan transportasi umum gratis di Jakarta. Namun, ketentuan yang berlaku saat ini baru mencakup pelajar yang terdaftar sebagai penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).
“Karena bagaimana pun yang pelajar sebenarnya termasuk transportasi yang digratiskan 15 golongan,” kata Pramono.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan adanya usulan baru tersebut, cakupan penerima KLG nantinya dapat diperluas sehingga tidak hanya terbatas pada pelajar yang menerima bantuan pendidikan tertentu. Seluruh pelajar di Jakarta akan menjadi kelompok yang dipertimbangkan untuk memperoleh akses transportasi umum gratis.
DPRD DKI Usulkan Semua Pelajar Dapat KLG
Usulan agar seluruh pelajar mendapatkan KLG sebelumnya disampaikan Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh. Ia menyampaikan usulan tersebut dalam rapat kerja eksekutif bersama Komisi B DPRD DKI Jakarta dengan Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Welfizon Yuza pada Selasa (8/9/2026).
Nova menilai pemberian KLG kepada seluruh pelajar penting untuk mendorong mereka beralih menggunakan transportasi umum. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan pilihan mobilitas yang lebih aman sekaligus mengurangi ketergantungan pelajar terhadap kendaraan pribadi.
Menurut Nova, penggunaan kendaraan pribadi oleh pelajar juga dapat menimbulkan persoalan lain di jalan. Ia menyinggung potensi persinggungan antarpelajar yang dapat berkembang menjadi konflik hingga tawuran.
“Ini isu klasik, pertama masalah kendaraan. Kendaraan menyebabkan persinggungan seperti apa, yang akhirnya tawuran,” kata Nova.
Atas dasar itu, Nova meminta pelajar dipertimbangkan sebagai kelompok penerima KLG. Ia mempertanyakan rencana pemerintah dan Transjakarta untuk memberikan kartu tersebut kepada pelajar secara lebih luas pada masa mendatang.
“Yang ingin saya tanyakan, pelajar ini akan direncanakan untuk mendapatkan Kartu Layanan Gratis tidak ke depan? Ini sangat penting,” ujarnya.
Jika usulan tersebut disetujui, KLG dapat digunakan pelajar untuk mengakses sejumlah moda transportasi umum di Jakarta. Moda yang dapat digunakan mencakup Transjakarta, MRT Jakarta, LRT Jakarta, hingga Mikrotrans.
Kebijakan tersebut juga dinilai dapat memperluas akses pelajar terhadap transportasi umum. Selain membantu mobilitas sehari-hari, penggunaan transportasi umum sejak usia sekolah diharapkan dapat mendorong kebiasaan menggunakan angkutan publik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!