Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebakaran Bromo Meluas ke Gunung Kursi, Akses Wisata dari Jemplang Malang Ditutup

📅 Jumat, 11 Sep 2026, 16:36 WIB | Oleh:
Kebakaran Bromo Meluas ke Gunung Kursi, Akses Wisata dari Jemplang Malang Ditutup Doc: Istimewa
Ket. Tim BPBD Jatim bersama BPBD Kabupaten Probolinggo, TNBTS, TNI, Polri dan para relawan langsung bergerak melakukan penanganan, termasuk dengan water bombing 17.000 liter air.

SURABAYA – Kebakaran yang kembali melanda kawasan Gunung Bromo kini mulai meluas hingga ke wilayah Gunung Kursi. Kondisi tersebut membuat Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup akses wisata Gunung Bromo dari jalur Jemplang, Malang, hingga waktu yang belum ditentukan.

Kebakaran kembali terjadi pada Kamis (10/9) sekitar pukul 16.00 WIB. Api pertama kali dilaporkan berada di kawasan Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Tiupan angin yang cukup kencang membuat api dengan cepat merambat ke arah Lembah Watangan atau kawasan yang dikenal sebagai Bukit Teletubbies. Perkembangan terbaru menunjukkan api juga telah merembet ke wilayah Gunung Kursi.

Tim BPBD Jatim bersama BPBD Kabupaten Probolinggo, TNBTS, TNI, Polri dan para relawan langsung bergerak melakukan penanganan. Namun, medan kebakaran yang terjal serta lokasinya yang sulit dijangkau membuat pemadaman melalui jalur darat belum dapat dilakukan.

Sebagai upaya mempercepat penanganan, BPBD Jatim mengerahkan helikopter PK-DAP sejak Jumat (11/9) pagi untuk melakukan operasi water bombing.

Helikopter tersebut menggunakan bucket berkapasitas 1.000 liter. Air untuk operasi pemadaman diambil dari Ranu Pani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, sebelum dijatuhkan ke sejumlah titik yang terbakar.

Mewakili Kalaksa BPBD Jatim, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim Satriyo Nurseno mengatakan, hingga pukul 12.00 WIB, operasi water bombing telah dilakukan sebanyak 17 kali.

"Jumlah air yang dicurahkan sebanyak 17.000 liter," ujar Satriyo.

Namun, operasi udara tersebut sementara dihentikan karena kondisi kabut di lokasi kebakaran sangat tebal. Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan penerbangan.

"Karena kondisi di lokasi saat ini kabutnya sangat tebal, water bombing sementara tidak bisa kita lanjutkan demi faktor keselamatan," katanya.

Selain mengandalkan pemadaman dari udara, personel tim gabungan masih bersiaga di sekitar kawasan terdampak. Mereka melakukan pemantauan untuk mengantisipasi kemungkinan api terus merembet ke wilayah yang berada di bagian bawah.

Satriyo mengatakan, luas area yang terdampak kebakaran hingga kini masih dalam proses pendataan. Sementara itu, perkembangan api menunjukkan adanya perambatan menuju wilayah Gunung Kursi.

"Saat ini, luas area terdampak kebakaran masih dalam pendataan dan kondisi api saat ini telah merembet ke wilayah Gunung Kursi," imbuhnya.

Meluasnya kebakaran juga berdampak langsung terhadap aktivitas wisata di kawasan Bromo. Sebagai langkah antisipasi, Balai Besar TNBTS menutup akses wisata Gunung Bromo melalui jalur Jemplang, Malang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Pemanfaatan tepian waduk un...
Nasional
Perum Bulog Gandeng TNI Per...
Rona
Layanan Rail Clinic dan Lib...
Megapolitan
Pemugaran Rumah Raden Saleh...
Ekonomi
Indeks keyakinan konsumen A...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.