Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sisa Pangan Indonesia Capai 48 Juta Ton, Bapanas Dorong Gerakan Selamatkan Pangan

📅 Rabu, 09 Sep 2026, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mengatakan komitmen penyelamatan sisa pangan perlu diterjemahkan menjadi kebiasaan sehari-hari.

Upaya tersebut dapat dimulai dari hal sederhana seperti berbelanja sesuai kebutuhan, mengambil makanan secukupnya, dan memanfaatkan pangan yang masih layak.

"Kita harus bersyukur karena kita memiliki lebih. Tetapi kadang-kadang kelebihan itu justru menjadikan kita boros. Karena itu, mari kita bijak terhadap pangan dan tidak boros, sehingga pangan yang ada bisa dimanfaatkan dengan baik," ujar Aep.

Lebih lanjut, Aep menjelaskan bahwa Karawang memiliki posisi strategis dalam upaya tersebut.

"Kabupaten Karawang memiliki sekitar 2,7 juta penduduk yang tersebar di 30 kecamatan, 297 desa, dan 12 kelurahan. Selain sebagai kota industri, Karawang juga merupakan salah satu lumbung padi nasional dengan produksi gabah kering panen mencapai 1,4 juta ton per tahun," terangnya.

Karena itu, Aep menegaskan gerakan selamatkan pangan tidak boleh berhenti pada deklarasi. Pemerintah daerah mendorong gerakan tersebut tumbuh dari keluarga dan berkembang menjadi kebiasaan bersama di tengah masyarakat.

Tim Penggerak PKK dari tingkat kabupaten hingga desa juga didorong mengambil peran dalam memperkuat edukasi tentang pengelolaan pangan.

"Gerakan ini bisa kita implementasikan minimal dari diri kita sendiri, dari keluarga kita sendiri, setelah itu bisa merambah ke yang lain. Semoga apa yang hari ini kita kerjakan akan berdampak baik di masa depan," katanya.

Bagi Aep, kebiasaan memperlakukan pangan secara bijak menjadi bagian dari semangat membangun Karawang. Kesadaran untuk tidak mengambil atau membeli secara berlebihan merupakan bentuk tanggung jawab bersama agar pangan yang tersedia dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya.

Gerakan tersebut menjadi tindak lanjut Surat Imbauan Bupati Karawang Nomor 312 Tahun 2026 tentang Gerakan Selamatkan Pangan untuk Pencegahan Food Loss & Food Waste.

Melalui Karawang Aman, masyarakat diajak membangun kebiasaan sederhana untuk belanja bijak, makan secukupnya, dan menyelamatkan sisa pangan yang masih dapat dimanfaatkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Luar Negeri
Trump Ancam Bombardier Kana...
Daerah
Dinkes: Kasus ISPA di Banda...
Olahraga
Kejutan, Ada Tiga Ganda Cam...
Nasional
Bapanas Kebut Penyaluran Ba...
Advertisement
Pesan Terakhir Pukul 15.04, Ini Kronologi dan Update Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda

Pesan Terakhir Pukul 15.04, Ini Kronologi dan Update Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.