Menhan Sudan: Musuh Indonesia Disebut Musuh Sudan, Apa Maksudnya?
📅 Rabu, 09 Sep 2026, 14:15 WIB | Oleh: Alfina Febriyana“Masyarakat Sudan sangat mencintai masyarakat Indonesia dengan berbagai kelebihan Indonesia,” ujarnya.
Karena itu, ia berharap berbagai bentuk kerja sama yang dilakukan Indonesia dan Sudan tidak berhenti pada hubungan diplomatik semata. Kerja sama tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat kedua negara.
Hassan juga menekankan pentingnya memanfaatkan potensi sumber daya alam yang dimiliki masing-masing negara.
Ia menilai kekayaan alam Sudan dapat menjadi salah satu sektor yang dikembangkan melalui kerja sama dengan Indonesia. Begitu pula berbagai potensi Indonesia yang dapat memberikan manfaat bagi Sudan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kekayaan-kekayaan alam di Sudan, kebaikan-kebaikan yang kami punya di Sudan, semua yang kami miliki dari hal-hal yang bermanfaat untuk Indonesia adalah sesuatu yang insya Allah bisa kita kerja samakan,” kata Hassan.
Hubungan Diplomatik Sudah Berjalan Puluhan Tahun
Sementara itu, Karo Infohan Setjen Kementerian Pertahanan Brigjen Rico Ricardo Sirait menjelaskan kedekatan Indonesia dan Sudan bukanlah hubungan yang baru terbentuk.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Rico, hubungan diplomatik kedua negara telah berlangsung sejak 1960. Kunjungan Menhan Sudan ke Indonesia kali ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan yang sudah terjalin selama puluhan tahun.
“Hubungan diplomatik Indonesia dan Sudan sendiri sudah berlangsung sejak tahun 1960,” jelas Rico.
Salah satu sektor yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut adalah industri pertahanan Indonesia.
Produk Pindad Dipamerkan ke Menhan Sudan
Dalam kesempatan itu, sejumlah produk buatan PT Pindad juga diperkenalkan kepada Menhan Sudan. Produk tersebut menjadi bagian dari penjajakan potensi kerja sama dan penjualan alat utama sistem persenjataan atau alutsista Indonesia ke luar negeri.
Rico mengatakan, Menhan Sudan berkesempatan melihat secara langsung sejumlah senjata ringan produksi Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!