Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kekeringan Melanda DIY, Polda Gerak Cepat Hadirkan Alat Pengolahan Air untuk Warga

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 00:15 WIB | Oleh:
Kekeringan Melanda DIY, Polda Gerak Cepat Hadirkan Alat Pengolahan Air untuk Warga Doc: Antara foto/HO-Bidhumas Polda DIY
Ket. Warga membawa air bersih seusai diolah dari mesin pembersih air di wilayah Kapanewon Tepus, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (7/9).

YOGYAKARTA - Kepolisian Daerah (Polda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) mulai mengoperasikan alat pengolahan air bersih (water treatment) di wilayah terdampak kekeringan Kabupaten Gunungkidul untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, di Yogyakarta, Senin, mengatakan bantuan tersebut disalurkan dalam kegiatan bakti sosial yang digelar Pemerintah Daerah DIY bersama Keraton Yogyakarta dan Polda DIY di Balai Padukuhan Pudak, Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Senin.

"Alat water treatment dimanfaatkan untuk mengolah sumber air yang sebelumnya keruh menjadi air yang dapat digunakan masyarakat," katanya dalam keterangan tertulis.

Menurut dia, kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan warga dalam menghadapi kondisi yang membutuhkan perhatian bersama.

“Kami berupaya memberikan manfaat nyata bagi warga yang terdampak kekeringan,” ujarnya.

Ia menyebut kolaborasi antara Pemda DIY, Keraton Yogyakarta, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan pihak terkait dilakukan dengan mengusung semangat gotong royong untuk membantu masyarakat.

"Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat, sehingga ketika ada warga yang mengalami kesulitan mendapatkannya, seluruh unsur harus bersama-sama mencari solusi,” katanya.

Menurut dia, pengoperasian alat pengolahan air bersih tersebut akan berlangsung sekitar lima hari ke depan di wilayah Kapanewon Tepus dengan pendampingan personel dari Polda DIY.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pemda DIY KPH Yudanegara mengatakan alat pengolahan air bersih tersebut merupakan bantuan negara yang dimiliki Satuan Brimob Polda DIY sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

"Melalui alat ini, air yang sebelumnya keruh dapat diolah sehingga bisa langsung dikonsumsi dengan aman oleh masyarakat,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Luar Negeri
Warga Swiss Memilih Tetap N...
Luar Negeri
Trump Beri Sinyal Ada Lebih...
Rona
VFS Global Buka Layanan Vis...
Advertisement
Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.