Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Sekadar Bantuan! IPB University Punya Misi Khusus untuk Petani Cabai di Merauke

📅 Sabtu, 17 Okt 2026, 14:55 WIB | Oleh:
Bukan Sekadar Bantuan! IPB University Punya Misi Khusus untuk Petani Cabai di Merauke Doc: Antara foto/HO-Humas IPB
Ket. Tim Ekspedisi Patriot (TEP) IPB University kirimkan bantuan bibit cabai varietas Bonita IPB, Neno Tavi IPB, dan Patriot IPB kepada petani Kampung Kumbe, Distrik Malind, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

BOGOR - Tim Ekspedisi Patriot (TEP) IPB University kirimkan bantuan bibit cabai varietas Bonita IPB, Neno Tavi IPB, dan Patriot IPB kepada petani Kampung Kumbe, Distrik Malind, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Ketua TEP 9 IPB University Prof Muhamad Syukur dalam keterangannya di Bogor, Sabtu, menyatakan varietas Bonita IPB merupakan varietas cabai rawit merah nonhibrida dengan produktivitas mencapai 16 ton per hektare dan toleran terhadap virus.

Prof Muhamad Syukur yang juga Ketua Inovator Bonita IPB menyebutkan varietas cabai Bonita IPB bertipe ORI dan dapat beradaptasi di dataran rendah hingga dataran tinggi. Karena bersifat nonhibrida, benihnya dapat diperbanyak sendiri oleh petani.

Penyerahan dilakukan oleh Ketua TEP 9 IPB University Prof Muhamad Syukur dan Ketua TEP 8, Dr Zulfikar Damaralam Sahid, kepada Kepala Kampung Kumbe, Edoardus A Basik Basik, yang mewakili para petani.

Selain memberikan bantuan bibit cabai, TEP 9 IPB University juga mengadakan Pelatihan dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Budi Daya dan Produksi Benih Cabai di Kampung Kumbe, awal Oktober ini. Pelatihan diikuti 40 peserta, yang terdiri atas petani, penyuluh pertanian lapangan (PPL), aparat kampung, dan anggota kelompok tani.

Kegiatan tersebut bertujuan membekali petani dengan pengetahuan budi daya sekaligus mendorong kemandirian benih cabai di Distrik Malind.

Sementara itu Dr Zulfikar Damaralam Sahid menambahkan varietas Neno Tavi IPB merupakan varietas cabai keriting nonhibrida dengan produktivitas mencapai 20 ton per hektare dan tahan terhadap virus.

“Petani juga dapat memperbanyak sendiri benih Neno Tavi karena varietas ini bukan hibrida,” kata Dr Zulfikar yang juga anggota tim inovator Neno Tavi IPB.

Selain Bonita IPB dan Neno Tavi IPB, petani juga menerima Patriot IPB, varietas cabai rawit merah hibrida. Patriot IPB merupakan varietas baru yang namanya diberikan secara khusus sebagai wujud dedikasi tim terhadap Program Ekspedisi Patriot. Varietas ini baru mulai diujicobakan di kawasan transmigrasi.

“Semoga Patriot IPB dapat beradaptasi dengan baik di daerah transmigrasi,” ujar Prof Syukur.

Ia berharap pemberian varietas tersebut dapat menjadi langkah awal bagi petani di Distrik Malind untuk memproduksi benih cabai secara mandiri. Distrik Malind merupakan salah satu wilayah dengan kegiatan penanaman cabai yang luas di Kabupaten Merauke.

“Semoga Bonita IPB dan Neno Tavi IPB dapat beradaptasi dengan baik di Merauke,” kata Prof Syukur menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.