Polisi Tangerang Bagikan Masker ke Pengendara Antisipasi Abu Vulkanik
📅 Senin, 07 Sep 2026, 15:49 WIB | Oleh: SujarKABUPATEN TANGERANG -- Jajaran Kepolisian Resor Kota Tangerang, Banten, membagikan masker kepada para pengendara yang melintas di sejumlah titik ruas di Jalan Baru Pemda, Lampu Merah Cikupa, untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
"Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat mengantisipasi paparan abu vulkanik, khususnya warga yang beraktivitas di luar ruangan," kata Kepala Polresta Tangerang Komisaris Besar Polisi Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah di Tangerang, Senin.
Ia mengatakan pembagian masker ini juga merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat.
"Kami mengimbau masyarakat agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Ini merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik," ujarnya.
Indra menambahkan jajaran Polresta Tangerang akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Hal tersebut guna memastikan langkah antisipasi dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
"Kami juga mengajak masyarakat untuk mengakses informasi resmi dari pemerintah dan instansi berwenang," katanya.
Sebelumnya, Kepala Pos Pemantau Gunung Api Anak Krakatau Deni Mardiono mengatakan hujan abu vulkanik dengan intensitas tipis imbas erupsi Gunung Anak Krakatau mulai melanda daratan pesisir Banten.
Sebaran material vulkanik tersebut terbawa oleh embusan angin yang bergerak mengarah ke wilayah timur atau pesisir Banten.
"Gunung Anak Krakatau hingga saat ini masih berada pada Level III atau Siaga. Masyarakat atau wisatawan tidak boleh mendekat dalam radius bahaya tiga kilometer dari kawah," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!